Seperti halnya Lagu Pandemi, single bertajuk Berai yang dilepas melalui sederet platform musik digital pada penghujung September kemarin, memuat lirik yang ringan, namun dekat dengan kehidupan kalangan muda.
"Merasakan luka karena dikhianati tentu tak mudah, tapi saya coba bersenandung dengan asik lewat lagu ini," kata Juli, dalam wawancara melalui pesan singkat, Kamis (1/10/2020) siang.
Lagu ini, kata Juli adalah bentuk penerimaan sekaligus wujud kebebasan bagi siapa pun yang pernah dikhianati, ditinggalkan, dan disia-siakan. Dipilihnya genre musik alternatif, juga bukan tanpa alasan.
Pria pemilik nama lengkap Audhy Julian Rifarji ini ingin pendengarnya nanti tak terlalu lama larut dalam sedih.
"Harapannya, saat patah hati melanda dan lagu ini diputar, para pendengar bisa 'ikhlas' atas masa lalu dan segera bangkit lagi untuk merancang hidup kedepan," ungkapnya.
Saat ini, para penikmat musik sudah bisa mendengar atau mengunduh lagu Berai di platform musik digital kesayangan masing-masing.
Juli mengaku bersyukur, meski kini belum bisa mengadakan penampilan panggung secara langsung, namun lagu-lagunya mendapat respons positif melalui platform digital, yang berada digital dibawah naungan Euforia Musik Publisher milik Erix Soekamti.
"Allhamdulilah di fase sekarang dari segala aspek mendukung. Hanya memang belum bisa manggung secara off air. Harus benar-benar menarik perhatian audience lewat media sosial. Bukan solusi, tapi bisa digunakan sekarang," pungkasnya.[]
Penulis/editor : Rusdi