Kontraktor Jembatan Kembar Angkat Tangan, Penyelesaian Molor Lagi
1 menit baca3.186 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Pengakuan mengejutkan disampaikan kontraktor pembangunan Jembatan Mahkota IV alias Jembatan Kembar saat Komisi III DPRD Kaltim melakukan sidak ke tempat tersebut di Jalan Slamet RIyadi, Samarinda, kemarin. Kontarktor mengaku angkat tangan menyelesaikan bentang tengah jembatan sesuai batas akhir pengerjaannya, 19 Februari mendatan. “Kontarktor mengaku tak sanggup dengan limit waktu yang sudah diberikan,” kata Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syafruddin kepada korankaltim.com baru-baru ini
Alasan kontraktor pelaksana PT Pembangunan Perumahan (PP) sulit menyelesaikan tepat waktu karena lalu lalangnya ponton batubara di bawah jembatan. “Tadi saya tegas mengatakan, anda ini terlalu banyak alasan. Setahu kami alasan awal kontaraktor PP yang mengerjakan bentang tengah adalah keraguan mereka atas ketersediaan uang pemprov, sehingga mereka bekerja sesuai pembayaran,” sebut Udin, sapaan akrab Syafruddin. “Ini yang kami sesalkan. Kan PP ini perusahan besar pelat merah atau BUMN, seharusnya tidak boleh menunda pekerjaanya. Mereka harus bekerja sesuai komitmen di kontrak,” tegasnya.










