“Secara keseluruhan untuk progres Jalan Tol Samarinda-Balikpapan, Seksi I progres fisik mencapai 86,42 persen, Seksi II, III dan IV mencapai 70,52 persen. Sementara Seksi V yang didanai APBN dan loan China progresnya mencapai 54,49 persen,” kata Ardi Daud saat rapat paripurna penyampaian jawaban pemerintah terhadap pemandangan umum fraksi DPRD Kaltim, tentang Perubahan- APBD 2018, di Gedung Utama DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar Samarinda baru-baru ini.
Proyek MYC lainnya, pembangunan bentang 400 meter Jembatan Mahakam IV atau Jembatan Kembar, progres fisik dilaporkan sampai September 2018 mencapai 74,81 persen.
Selanjutnya, pembangunan Jalan Pendekat Mahakam IV Sisi Samarinda Kota dengan panjang 502,4 meter progres fisik sampai September 2018 telah mencapai 90,03 persen. Sedangkan untuk pembangunan Jalan Pendekat Mahakam IV Sisi Samarinda Seberang dengan panjang 386,65 meter, progres fisik sampai September 2018 telah mencapai 85,18 persen.
Proyek MYC lainnya, pembangunan Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Maloy dengan kapasitas reservoir 5.000 meter kubik dan kapasitas produksi Instalasi Pengolahan Air sebesar 200 liter/detik, di KAwasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK) di Kabupaten Kutai Timur, progres sampai dengan September 2018 telah mencapai 86,137 persen.
Dan terahir, pembangunan Bandara APT Pranoto yang telah dilakukan soft opening oleh mantan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak beberapa waktu lalu, saat ini telah dilengkapi gedung terminal dengan luas 15.000 m persegi dilengkapi dua unit garbarata dan selesai tahun 2013 dengan kapasitas 2,5 juta penumpang per tahun. Sedangkan sisi udara telah selesai dibangun landasan pacu dengan panjang 2.250×45 meter, apron 300×123 meter dan exit taxiway 180×23 meter.
“Dalam rangka peningkatan layanan penerbangan telah direncanakan beberapa rute penerbangan menggunakan pesawat sejenis Boeing 737. Diantaranya untuk rute Samarinda-Yogyakarta-Bandung, Samarinda-Surabaya dan Samarinda-Jakarta,” ungkapnya.
Perkembangan saat ini, tuturnya telah memasuki tahapan penyempurnaan runway strip sebagai kriteria untuk penerbangan pesawat berbadan besar. Di sisi lain, pihaknya juga masih menunggu kesiapan beberapa maskapai yang telah berminat dan melakukan survei untuk membuka rute tersebut, diantaranya Express Air, Wings air dan Garuda Indonesia.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim Zaefudin Zuhri mengaku, sejumlah MYC di Kaltim tidak akan terselesaikan hingga batas waktu yang ditentukan. Sesuai jadwal, pengerjaan proyek MYC berahir pada Desember 2018. (sab)
Pogres Proyek MYC
- Jalan Tol Samarinda-Balikpapan, Seksi I 86,42 persen, Seksi II, III dan IV mencapai 70,52 persen. Dan Seksi V 54,49 persen
- Mahakam IV 74,81 persen
- Jalan Pendekat Mahakam IV Sisi Samarinda Kota 90,03 persen
- Jalan Pendekat Mahakam IV Sisi Samarinda Seberang 85,18 persen
- Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Maloy dan KEK MBTK 86,137 persen
- Pembangunan Bandara APT Pranoto sudah soft opening oleh mantan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak