“Kami sudah ambil sample minyak di seluruh kawasan pantai di Balikpapan. Nantinya melalui uji sample itu yang akan menuntun darimana sumbernya berasal,” ungkapnya saat ditemui di kantornya, Senin (23/7) siang.
Teddy mengatakan sebelumnya titik minyak ditemukan berada di kawasan Pantai Banua Patra. Tapi, karena sudah terbawa arus, sekarang sudah menyebar ke kawasan Pantai Melawai hingga Dermaga Semayang.
“Kemarin satu titik di Pantai Banua Patra, kemudian meluas, artinya sample yang akan diambil akan lebih banyak lagi. Untuk jenis minyaknya mungkin bisa berbeda dengan kemarin (tumpahan minyak milik Pertamina) akan tetapi nanti kita tunggu uji sample, kami belum bisa berikan keterangan progres terlalu jauh karena ini hasil lab yang akan menjawab,” bebernya.
Sebelumnya, Dinas LingkunganHidup (DLH) Kota Balikpapan dan PT Pertamina melakukan pengambilan semple yang diuji melalui dua parameter yakni yakni flash poin dan spesifik gravity.
“Dua parameter itu silahkan konfirmasi ke yang bersangkutan. Saat ini kami masih proses mengumpulkan sample,” kata Teddy.
Untuk hasil uji lab lanjut Teddy belum mengetahui dikarenakan teknisnya akan dilakukan oleh petugas Gakum Kementrian Lingkungan Hidup. (yud)