Isran Noor mencoblos di TPS 21, Sungai Kunjang. Mengenakan kameja putih, Isran didampingi isteri berjalan kaki dari rumahnya di Kompleks Perumahan Karpotek, Sungai Kunjang menuju ke TPS 21 di Jalan Untung Suropati. Isran berangkat dari kediamannya sekitar pukul 07.15 WITA. Usai mencoblos, Isran optimis menang. “Insya Allah menang, kalau kalah rasanya gak lah,” katanya.
Usai mencoblos, Isran memantau ke tiga darah di Kaltim, Kukar, Bontang dan Kutim. Dia didampingi pasangannya, Hadi Mulyadi. Isran kembali ke Samarinda pada sore hari dan langsung disambut para relawan, pendukung dan simpatisan. Ya, para simpatisan dan pendukung pasangan yang diusung Partai Gerindra, PAN dan PKS tersebut langsung berkumpul di kediaman Isran begitu sejumlah stasiun televisi menampilkan haisil quick count atau penghitungan cepat di Pulgub Kaltim, di mana pasangan nomor urut tiga Isran Noor dan Hadi Mulyadi unggul.
“Kami besyukur karena sampai dengan saat ini, saya dengan pak Hadi Mulyadi telah unggul perolehan suara, mudah-mudahan sampai ke perhitungan terkahir dan real count nanti hasilnya sama,” ucap Isran saat menggelar konferensi pers.
“Saya tetima kasih kepada ke tiga pasangan lawan politik saya, tanpa mereka saya tidak akan dapat kemenangan, justru karena lawan itulah kemenangan kami dapat, kami damai saja,” tandasnya.
Jika ditetapkan KPU sebagai pemenang hingga akirnya dilantik, dia segera bekerja, dengan memperioritaskan program-program pro rakyat. “Ada skala perioritas yah, terutama itu menyangkut bagaimana mengurangi kemiskinan, bagaimana pendidikan jadi perioritas dan juga kesehatan,” ujarnya.
Calon Wakil Gubernur, Hadi Mulyadi mengimbau pada pendukngnya agar tidak terlalu euforia dengan kemenangan versi hitung cepat. “Rayakan kemenangan ini dengan rasa syukur, jangan berlebihan dan jangan meghina yang lain, yang menang dan yang kalah kita semua bersaudara,” paparnya.
Hhasil hitung cepat atau quick count Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengunggulkan Isran Noor-Hadi Mulyadi dengan 31,98 persen suara, sementara Rusmadi-Safaruddin 23,66 persen. Di posisi ketiga ditempati Syaharie Jaang-Awang Ferdian Hidayat dengan 22,94 persen suara dan Andi Sofyan Hasdam-Nursirwan Ismail 21,41 persen.
Calon gubernur Rusmadi menyebut quick count Bbkan satu-satunya instrumen.
“Walaupun saat ini berdasarkan hasil Quick Count kita berada di bawah posisi paslon 3, harus tetap optimis. Quick count bukan satu-satunya instrumen yang digunakan untuk penghitungan suara” ujarnya di Posko Pemenangan Jl Bhayangkara Rabu (27/6).
Saat ini, kata dia penghitungan tengah dilakukan KPU dan PDIP sebagai partai pengusung.
“Ada dari Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDIP yang juga sedang melakukan penghitungan ,” tukasnya. (dor/rs)