“Kami siagakan penuh 24 jam hingga pada 24 Juni nanti, dan kami minta kepada masyarakat yang mengetahui sebuah kejadian membahayakan jiwa manusia, segera melaporkan agar dapat kami tangani,” katanya Octavianto, Minggu (10/6)
Posko Operasi SAR Khusus itu meliputi tempat wisata, bandara, pelabuhan dan lokasi lainnya yang padat orang. Kutai Timur misalnya, penempatan personel berada di Posko Teluk Lombok dan di Simpang 4 Sangata.
“Kalau untuk di Balikpapan, kami tempatkan personel di Poskotis Km 10 karena merupakan jalur mudik darat. Termasuk di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman dan Pelabuhan Semayang dan Pelabuhan Feri Kariangau serta lokasi wisata seperti Pantai Manggar dan Kemala,” bebernya.
Begitu pula di kota Samarinda, personel SAR disiagakan di Bandara APT Pranoto, Samarinda Seberang dan kawasan Teluk Lerong. “Untuk kawasan perairan, kami siagakan ABK untuk operasional patroli menggunakan perahu karet,” paparnya.
Sementara untuk pengamanan jalur mudik dan lokasi wisata di Kaltara, BNPP yang dahulu bernama Basarnas ini menempatkan personelnya di posko terpadu KSOP Tarakan, Malundung, Feri Juwata dan Pelabuhan Tengkayu.
Berdasarkan data pantauan harian di Poskotis Km 10 Balikpapan, arus lalu lintas tampak lancar dan laporan insiden dinyatakan nihil hingga pukul 13.00 Wita. Sedangkan di Pelabuhan Feri Kariangau sempat terjadi kepadatan calon penumpang yang hendak mengarah ke Kalsel. (hn518)