Investor Bawa Rp 1 Triliun Untuk Sulap GOR Sempaja jadi Pusat Perbelanjaan
2 menit baca783 kali dibaca

SAMARINDA – Guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemprov Kaltim kembali melibatkan pihak ketiga. Kali ini menyasar dalam pemanfaatan lahan Convention Hall, di kompleks GOR Madya Sempaja, Jl KH Wahid Hasyim Samarinda.
Wacana ini, sebelumnya pernah diserukan namun sempat terhenti dan dibahas kembali untuk segera melakukan groundbreaking.
Hal itu diungkapkan Penjabat (PJ) Sekretaris Provinsi Kaltim Meiliana, usai rapat di Ruang Tepian I Kantor Sekretariat Gubernur Kaltim, Jl Gajah Mada, Kamis (31/5) kemarin.
Rapat ini juga dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Samarinda terkait serta perwakilan dari PT Timur Borneo Indonesia (TBI), yang digadang bakal menjadi pihak yang akan mengoperasikan komersialisasi Convention Center.
“Ini kita klirkan dulu untuk pengelolaan lahannya nanti seperti apa. Lalu kita buat payung besar MOU-nya, nanti baru kita lanjutkan PKS-nya (perjanjian kerja sama) dengan pihak investor, yaitu dari PT TBI,” ujar Meiliana.
Pengelolaan ke depan tidak berhenti pada operasional Convention Hall saja. Tapi juga beberapa bangunan yang ada di sekitarnya seperti Hotel Atlet yang berada di lahan milik Pemprov Kaltim tersebut.
Bahkan, PT TBI mewacanakan akan membangun fasilitas berupa pusat perbelanjaan yang terkoneksi dengan Hotel Atlet dan gedung Convention Hall dengan nilai investasi yang akan digelontorkan mencapai Rp 1 triliun.
“Jadi nanti dalam PKS dengan investor (PT TBI) mereka yang akan mengelola dan membangun untuk dikembangkan menjadi shopping mall (pusat perbelanjaan) yang terintegrasi dengan pusat olahraga, ada jogging track, dan tentunya akses ke GOR Madya Sempaja, “ tuturnya.
Tidak hanya itu saja, dalam perencanaan, investor juga akan membangun skybridge yang dilengkapi dengan jogging track karena di kawasan tersebut memang diperuntukkan sebagai pusat olahraga.
Meiliana menargetkan kawasan yang diklaim menjadi pusat olahraga yang terkoneksi dengan shopping mal pertama di Indonesia tersebut, PT TBI segera melakukan groundbreaking tahun ini juga.
“Insya Allah tahun ini sudah ground breaking, dan bisa selesai 2019 nanti. Sehingga PAD kita bisa meningkat,” katanya. (rs)










