Pengusaha Belum Mau Investasi di Kawasan Ekonomi Maloy, Ternyata Ini Penyebabnya...
2 menit baca1.337 kali dibaca

SAMARINDA- Pengusaha bilang Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK-MBTK) percuma. Padahal Pemprov Kaltim mengklaim, kawasan yang ada di Kutai Timur tersebut sudah bisa beroperasi pada Agustus tahun ini. Persoalan pembebasan lahan yang sempat menjadi kendala utama, juga dikatakan telah rampung. Tapi Maloy dinilai percuma karena tanpa didukung akses yang baik untuk menuju ke sana.
Catatan Pempov Kaltim, KEK MBTK saat ini sudah menggunakan 557,34 hektare, dari total 1.000 hektare yang disediakan. Padahal, sekarang sejumlah fasilitas industri sudah ada pabrik kelapa sawit yang sudah siap beroperasi, dengan kapasitas 100-300 ton per jam. Ada pula enam tangki timbun Cruide Palm Oil (CPO) atau minyak sawit mentah, dan Crude Palm Kernel Oil (CPKO) atau minyak inti sawit, dengan kapasitas total 48 ribu ton.










