Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, menyatakan, prestasi olahraga tidak bisa lahir instan, tetapi hasil dari kerja sama solid antara pemerintah daerah, legislatif, organisasi olahraga dan masyarakat.
Ahmad Yani mengatakan, keterlibatan Kukar di lima ajang sekaligus mulai dari Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim, Pekan Paralimpik Provinsi (Pepaprov) V Kaltim, Porprov Korpri IV, Festival Olahraga Daerah (Forda) II, hingga Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Kaltim 2026 merupakan momentum besar untuk membuktikan kualitas pembinaan atlet di Kukar.
“Keberhasilan kontingen membutuhkan kerja sama semua pihak. Dukungan ini diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet sekaligus meningkatkan prestasi olahraga Kukar di tingkat provinsi,” kata Ahmad Yani, Minggu (1/11/2026).
Dengan garansi anggaran yang matang dari DPRD, program pembinaan atlet para atlet di Kukar dapat berjalan berkelanjutan. Ia memastikan dukungan anggaran ini mencakup kebutuhan seluruh atlet, termasuk pemenuhan fasilitas bagi atlet penyandang disabilitas agar dapat bertanding secara maksimal.
“Kita dari awal sudah menyetujui anggarannya dan memastikan kebutuhan yang diperlukan bisa terakomodasi, jangan sampai atlet kita terabaikan,” ujarnya.
Ahmad Yani menekankan seluruh kontingen harus mendapatkan fasilitas dan perhatian yang setara. Perhatian khusus pun diberikan kepada atlet penyandang disabilitas yang akan mengikuti Pepaprov V Kaltim. Menurutnya, semangat juang para atlet tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kukar.
“Mereka adalah kebanggaan Kukar. Atlet disabilitas punya semangat luar biasa dan jiwa patriotisme yang tinggi,” kata dia.
Ia berharap seluruh kebutuhan spesifik atlet disabilitas dapat dipenuhi secara adil agar kesempatan meraih prestasi terbuka lebar bagi semua perwakilan daerah.
Di akhir sambutannya, Ahmad Yani mengingatkan seluruh atlet agar selalu menjaga sportivitas dan menunjukkan kemampuan terbaik selama bertanding.
Menurutnya, keikutsertaan dalam kompetisi bukan sekadar mengejar medali, melainkan juga membawa kehormatan daerah.
“Semangat yang kita tanamkan adalah membawa nama Kutai Kartanegara. Kita doakan semuanya diberikan kelancaran dan keberkahan. Harapan kita, pulang membawa kemenangan dan prestasi untuk daerah,” pungkasnya. (Adv)
Editor: Erwin
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, menyatakan, prestasi olahraga tidak bisa lahir instan, tetapi hasil dari kerja sama solid antara pemerintah daerah, legislatif, organisasi olahraga dan masyarakat.
Ahmad Yani mengatakan, keterlibatan Kukar di lima ajang sekaligus mulai dari Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim, Pekan Paralimpik Provinsi (Pepaprov) V Kaltim, Porprov Korpri IV, Festival Olahraga Daerah (Forda) II, hingga Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Kaltim 2026 merupakan momentum besar untuk membuktikan kualitas pembinaan atlet di Kukar.
“Keberhasilan kontingen membutuhkan kerja sama semua pihak. Dukungan ini diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet sekaligus meningkatkan prestasi olahraga Kukar di tingkat provinsi,” kata Ahmad Yani, Minggu (1/11/2026).
Dengan garansi anggaran yang matang dari DPRD, program pembinaan atlet para atlet di Kukar dapat berjalan berkelanjutan. Ia memastikan dukungan anggaran ini mencakup kebutuhan seluruh atlet, termasuk pemenuhan fasilitas bagi atlet penyandang disabilitas agar dapat bertanding secara maksimal.
“Kita dari awal sudah menyetujui anggarannya dan memastikan kebutuhan yang diperlukan bisa terakomodasi, jangan sampai atlet kita terabaikan,” ujarnya.
Ahmad Yani menekankan seluruh kontingen harus mendapatkan fasilitas dan perhatian yang setara. Perhatian khusus pun diberikan kepada atlet penyandang disabilitas yang akan mengikuti Pepaprov V Kaltim. Menurutnya, semangat juang para atlet tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kukar.
“Mereka adalah kebanggaan Kukar. Atlet disabilitas punya semangat luar biasa dan jiwa patriotisme yang tinggi,” kata dia.
Ia berharap seluruh kebutuhan spesifik atlet disabilitas dapat dipenuhi secara adil agar kesempatan meraih prestasi terbuka lebar bagi semua perwakilan daerah.
Di akhir sambutannya, Ahmad Yani mengingatkan seluruh atlet agar selalu menjaga sportivitas dan menunjukkan kemampuan terbaik selama bertanding.
Menurutnya, keikutsertaan dalam kompetisi bukan sekadar mengejar medali, melainkan juga membawa kehormatan daerah.
“Semangat yang kita tanamkan adalah membawa nama Kutai Kartanegara. Kita doakan semuanya diberikan kelancaran dan keberkahan. Harapan kita, pulang membawa kemenangan dan prestasi untuk daerah,” pungkasnya. (Adv)
Editor: Erwin