Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi menegaskan, kekayaan sumber daya alam, terutama batu bara, tidak dapat diandalkan selamanya. Karena itu, manfaat ekonomi dari sektor pertambangan perlu dimanfaatkan untuk menyiapkan sumber penghidupan alternatif bagi masyarakat.
Menurutnya, program PPM harus mampu menciptakan dampak nyata bagi kehidupan warga, bukan sekadar menjadi kegiatan rutin perusahaan atau penyaluran bantuan yang manfaatnya hanya dirasakan dalam waktu singkat.
“Jangan sampai masyarakat hanya menerima bantuan sesaat,” ujarnya, Jumat (9/10/2026).
Pihaknya ingin usaha mereka berkembang, tenaga kerja lokal mendapat kesempatan, dan masyarakat punya penghasilan yang tetap ketika pertambangan mulai berkurang.
Pengembangan UMKM, pertanian, pariwisata, serta peningkatan keterampilan tenaga kerja lokal merupakan sejumlah sektor yang perlu mendapat perhatian dalam pelaksanaan PPM.
Melalui dukungan yang tepat, masyarakat diharapkan memiliki kemampuan untuk membangun usaha produktif, memperluas peluang kerja, dan menciptakan sumber pendapatan yang tidak bergantung sepenuhnya pada aktivitas pertambangan.
Menurutnya, perusahaan dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dengan memberikan kesempatan kepada pelaku usaha lokal yang mampu memenuhi persyaratan.
“Selama mampu memenuhi persyaratan pelaku usaha setempat perlu memperoleh kesempatan untuk berpartisipasi,” tegasnya.
Keterlibatan masyarakat dalam rantai pasok perusahaan dapat menjadi salah satu cara untuk memperkuat ekonomi lokal. Dengan demikian, manfaat keberadaan industri pertambangan tidak hanya dirasakan melalui kegiatan operasional perusahaan, tetapi juga mendorong pertumbuhan usaha masyarakat di sekitarnya.
“Persiapan menghadapi masa depan perlu dilakukan sejak sekarang, selagi aktivitas pertambangan masih memberikan manfaat ekonomi bagi daerah,” ujarnya.
Keberhasilan program PPM tidak semestinya hanya diukur berdasarkan jumlah kegiatan yang terlaksana atau besarnya anggaran yang terserap. Evaluasi perlu diarahkan pada perubahan nyata yang dirasakan masyarakat setelah program dijalankan.
“Kami berharap program PPM perusahaan dapat menjadi investasi sosial jangka panjang yang memberikan manfaat berkelanjutan,” pungkasnya. (Adv)
Editor: Erwin