Penulis : Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Di tengah proses pemulihan pascakebakaran Kelurahan Melayu, Tenggarong, ada pemandangan yang mendapat perhatian khusus dari Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri.
2 menit baca47 kali dibaca

Penulis : Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Di tengah proses pemulihan pascakebakaran Kelurahan Melayu, Tenggarong, ada pemandangan yang mendapat perhatian khusus dari Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri.
Bukan hanya bantuan dan penanganan pemerintah, Bupati melihat langsung peran para ibu yang secara sukarela berjibaku di dapur umum untuk memastikan kebutuhan makanan bagi warga dan para relawan tetap terpenuhi.
Saat meninjau lokasi bersama Ketua TP PKK Kukar Andi Deezca Pravidhia Aulia, Kamis (8/10/2026), Aulia menyampaikan penghargaan tinggi kepada para ibu relawan yang tanpa lelah mengambil bagian dalam proses kemanusiaan tersebut.
Dapur umum yang dibangun bersama unsur BPBD, Dinsos dan Damkar Matan Kukar menjadi salah satu titik penting dalam mendukung proses recovery. Di tempat itu, para relawan menyiapkan makanan bagi korban kebakaran, relawan, serta berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan pascakebakaran.
“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh relawan. Hari ini kita lihat ibu-ibu para relawan yang selama ini aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan membantu di dapur umum,” kata Aulia.
Menurutnya, peran para ibu tersebut tidak bisa dipandang sederhana. Di tengah kondisi warga yang sedang menghadapi musibah, mereka hadir dengan tenaga dan waktu untuk memastikan kebutuhan makanan tetap tersedia.
Orang nomor satu Kukar ini pun secara khusus menyampaikan penghormatan atas ketulusan para ibu yang memilih turun langsung membantu masyarakat.
“InsyaAllah surga tempat ibu-ibu semua,” ucap Aulia kepada para relawan.
Ucapan tersebut disambut jawaban “Aamiin” dari para ibu relawan.
Suasana kemudian menjadi hangat ketika salah seorang ibu relawan menjawab dengan penuh keakraban kepada Bupati.
“Nanti saya ajak juga Pak Bupati bersama Ibu di surga,” ucapnya.
Jawaban tersebut disambut suasana penuh kehangatan di tengah aktivitas dapur umum.
Bagi Aulia, keberadaan para relawan menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih kuat di tengah masyarakat Kukar. Pemerintah tidak berjalan sendiri dalam menangani dampak kebakaran, tetapi mendapat dukungan dari masyarakat yang secara sukarela menyumbangkan tenaga dan kepeduliannya.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh relawan yang telah terlibat sejak awal penanganan hingga proses pemulihan berjalan.
Menurutnya, bantuan dalam bentuk tenaga, makanan, perlengkapan maupun dukungan moral memiliki arti besar bagi warga yang sedang berusaha bangkit setelah kehilangan tempat tinggal.
Dapur umum pun menjadi salah satu gambaran nyata bagaimana kepedulian masyarakat bekerja. Di balik makanan yang tersaji bagi korban dan para petugas, terdapat tenaga para relawan yang dengan ikhlas menghabiskan waktu untuk memasak dan melayani kebutuhan bersama.
“Kami berharap semangat kemanusiaan dan gotong royong tersebut terus terjaga hingga seluruh proses pemulihan warga terdampak kebakaran Kelurahan Melayu dapat diselesaikan dengan baik, sehat-sehat selalu dan tetap semangat ya ibu-ibu,” harap Aulia. (adv)






473 kali dibaca
Pusat gempa berada di darat 6 km Timur Laut Waikabubak
08 Okt 2026, 09:30:17 WIB • Kedalaman 5 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG