Penulis : Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong hadirnya fasilitas olahraga yang lebih representatif bagi atlet penyandang disabilitas.
1 menit baca4 kali dibaca

Penulis : Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong hadirnya fasilitas olahraga yang lebih representatif bagi atlet penyandang disabilitas.
Usulan tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan saat Ketua NPCI Kukar Muhammad Bisron bersama jajaran bertemu Bupati Kukar Aulia Rahman Basri di Rumah Jabatan Bupati, Senin (5/10/2026).
Bisron menyampaikan bahwa kebutuhan fasilitas latihan menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan pembinaan atlet. Selama ini, atlet disabilitas Kukar terus didorong meningkatkan kemampuan untuk menghadapi berbagai kompetisi. Namun, proses tersebut membutuhkan dukungan sarana yang mampu menunjang latihan secara terarah. “Kami sangat mengharapkan adanya fasilitas yang dapat menunjang perkembangan dan peningkatan prestasi atlet disabilitas Kukar,” ujarnya.
Aulia mengatakan Pemkab Kukar mendukung peningkatan pembinaan atlet disabilitas. Menurutnya, fasilitas yang memadai dapat menjadi salah satu penunjang agar atlet memiliki ruang latihan yang lebih optimal.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, Aulia meminta NPCI Kukar menyusun proposal secara lengkap untuk kemudian dibahas dalam proses penyusunan anggaran 2027.
“Silakan persiapkan proposalnya dan diajukan untuk tahun anggaran 2027. Seperti apa mekanismenya ke depan, kita bicarakan lagi sambil menyusun penganggaran tahun 2027,” jelasnya.
Dalam prosesnya, Aulia meminta pelaksanaan program tetap mengacu pada mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Pendampingan dari perangkat daerah maupun instansi terkait juga diperlukan agar perencanaan dapat berjalan tertib dan transparan.
Orang nomor satu Kukar ini menegaskan rencana fasilitas olahraga inklusif ini diharapkan tidak hanya menjawab kebutuhan atlet yang sudah berprestasi, tetapi juga menjadi ruang untuk menemukan dan membina calon atlet disabilitas baru di Kukar. “Dengan demikian, pembinaan olahraga disabilitas di Kukar dapat berjalan secara berkelanjutan dan memiliki fondasi yang lebih kuat,” tegas Aulia. (adv)






228 kali dibaca

112 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 84 km Utara Ruteng
06 Okt 2026, 10:42:45 WIB • Kedalaman 21 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG