sponsor

Senin, 17/08/2026

Sekda Pastikan Proyek Multiyears Kubar Tetap Berlanjut di Tengah Efisiensi Anggaran

Senin, 17/08/2026

Sekretaris Daerah Kutai Barat, Erick Victory. (Foto: Adi/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.
sponsor

Sekda Pastikan Proyek Multiyears Kubar Tetap Berlanjut di Tengah Efisiensi Anggaran

Senin, 17/08/2026

logo

Sekretaris Daerah Kutai Barat, Erick Victory. (Foto: Adi/Korankaltim.com)

Penulis: Kusmas Riadi

KORANKALTIM.COM, SENDAWAR - Pemerintah Kabupaten Kutai Barat memastikan rencana pembangunan sejumlah proyek strategis tetap berjalan pada 2027, meski kondisi anggaran daerah tengah menghadapi penyesuaian dan efisiensi.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kubar Erick Victory usai mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-alun Itho Sendawar, Senin (17/8/2026).

Erick mengatakan, efisiensi anggaran tidak serta-merta menghentikan kegiatan pembangunan fisik yang telah direncanakan pemerintah. Sejumlah pekerjaan yang sudah disampaikan kepada DPRD tetap akan dilanjutkan.

“Untuk kegiatan fisik tetap ada. Yang sudah disampaikan kepada DPRD tetap kita lanjutkan,” ujar Erick kepada Korankaltim.com

Rencana tersebut akan dijalankan melalui skema kontrak tahun jamak atau multiyears contract. Dengan pola ini, pekerjaan yang membutuhkan waktu lebih dari satu tahun anggaran dapat dikerjakan secara berkesinambungan hingga selesai.

Pemkab Kubar sebelumnya merencanakan proyek tahun jamak untuk periode 2026-2028. Namun, rencana tersebut kemudian diperbarui menjadi 2027-2029 setelah pemerintah daerah melakukan penyesuaian teknis dan pembiayaan mengikuti perkembangan harga serta kondisi ekonomi.

Untuk pelaksanaan selama tiga tahun tersebut, Pemkab Kubar menyiapkan anggaran sekitar Rp2,53 triliun. Anggaran itu direncanakan terbagi menjadi Rp955,71 miliar pada 2027, Rp1,05 triliun pada 2028, dan Rp524,27 miliar pada 2029.

Nilai tersebut dialokasikan untuk sejumlah pekerjaan pembangunan dan peningkatan infrastruktur di Kubar. Proyek yang masuk rencana antara lain pembangunan Jembatan Aji Tullur Jejangkat (ATJ) dan Jembatan Sungai Nyuatan di Kampung Sembuan.

Pada sektor jalan, pemerintah menyiapkan pembangunan Jalan Bung Karno-Simpang Ombau-Juaq Asa-Linggang Amer-Mencelew dan Jalan Melapeh-Temula. Selain itu, terdapat penanganan longsoran serta rekonstruksi sejumlah ruas jalan yang menghubungkan berbagai wilayah di Kubar.

Rencana pembangunan tidak berhenti pada jalan dan jembatan. Pemkab juga memasukkan pembangunan Pelabuhan Royoq, pengembangan Rumah Sakit Umum Harapan Insan Sendawar, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), serta Prasarana Politeknik Sendawar.

Sejumlah fasilitas publik lainnya turut direncanakan, mulai dari Menara Katulistiwa Long Iram, Kristen Center, Turap Katolik Center, hingga kolam renang dan fasilitas pendukung di lingkungan GOR Desnan.

Bagi Pemkab Kubar, pelaksanaan proyek-proyek tersebut tetap harus disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Erick mengakui pemangkasan anggaran berdampak terhadap ruang gerak pemerintah dalam menjalankan program.

“Dampak pemangkasan anggaran di Kutai Barat cukup terasa. Karena beberapa kegiatan kita, baik fisik maupun kegiatan operasional di OPD membutuhkan anggaran. Jadi kita mungkin tahun depan tidak terlalu seperti tahun sekarang. Mungkin ada efisiensi di beberapa program kegiatan,” ujarnya.

Meski demikian, efisiensi tidak diarahkan pada kesejahteraan aparatur. Erick memastikan kondisi tersebut tidak akan mengganggu kesejahteraan ASN maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

“Namun kita pastikan tidak kepada kesejahteraan ASN maupun P3K,” tegasnya.

Salah satu proyek yang mendapat kepastian keberlanjutan adalah pembangunan Jembatan ATJ dan Jalan Bung Karno. Erick mengatakan kedua proyek tersebut menjadi bagian dari komitmen pembangunan pemerintah daerah dan dipastikan mulai dibangun pada 2027.

“Pemerintah kabupaten melalui Bapak Bupati dan Pak Wakil Bupati sudah menjanjikan di dalam visi-visi mereka bahwasannya untuk jembatan ATJ, Jalan Bung Karno, itu akan dilanjutkan. Dipastikan 2027 akan mulai pembangunan,” ujarnya.

Untuk merealisasikan seluruh rencana tersebut, Pemkab Kubar masih harus melalui pembahasan dan memperoleh persetujuan DPRD sebelum kontrak tahun jamak dilaksanakan.

Melalui skema ini, pemerintah daerah menargetkan proyek-proyek strategis yang membutuhkan waktu pengerjaan lebih dari satu tahun dapat berjalan secara berkesinambungan, tanpa mengabaikan kemampuan keuangan daerah. (Adv)

Editor: Aspian Nur

 

sponsor

Sekda Pastikan Proyek Multiyears Kubar Tetap Berlanjut di Tengah Efisiensi Anggaran

Senin, 17/08/2026

Sekretaris Daerah Kutai Barat, Erick Victory. (Foto: Adi/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait