Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengapresiasi kepedulian perusahaan yang turut mengambil bagian dalam membantu masyarakat Desa Menamang Kanan melalui realisasi bantuan genset.
Bantuan tersebut menjadi langkah konkret untuk membantu memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, sembari proses menuju terwujudnya layanan listrik yang lebih permanen terus diperjuangkan.
Aulia menyampaikan apresiasi kepada pihak perusahaan yang telah menunjukkan kepedulian dan merespons kebutuhan masyarakat. “Pembangunan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi dengan dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat,” terang Bupato Kukar.
Perhatian perusahaan terhadap kebutuhan dasar masyarakat, kata Aulia, merupakan bentuk kepedulian yang memiliki manfaat langsung bagi warga, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur kelistrikan.
Sementara itu, Ketua Lembaga Adat Desa Menamang Kanan, Kadir, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Kukar atas perhatian dan arahan yang diberikan terhadap persoalan listrik di wilayahnya.
Kadir mengatakan, setelah kebutuhan listrik tersebut mendapat perhatian serius dari Bupati, aspirasi masyarakat akhirnya menjadi atensi pihak perusahaan.
“Terima kasih kepada Pak Bupati. Berkat arahan beliau, persoalan listrik di Menamang Kanan akhirnya menjadi atensi serius pihak perusahaan,” ujar Kadir.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada perusahaan yang telah membantu masyarakat melalui bantuan genset.
Menurut Kadir, bantuan tersebut berasal dari PT Surya Hutani Jaya (SHJ) atau perusahaan HTI. Sementara itu, bantuan dari PT Hamparan Sentosa (HS) masih dalam proses.
“Terima kasih kepada PT Surya Hutani Jaya yang sudah memberikan bantuan genset. Untuk bantuan dari PT Hamparan Sentosa masih dalam proses,” ucapnya.
Kadir juga menyampaikan terima kasih kepada Camat Muara Kaman Nadi Baswan serta Kepala Desa Menamang Kanan Amri yang turut memberikan dukungan dalam perjuangan masyarakat memenuhi kebutuhan listrik.
Selama ini, masyarakat Desa Menamang Kanan mengandalkan pembangkit listrik tenaga genset yang pengadaannya dilakukan secara swadaya. Kondisi tersebut membuat pasokan listrik belum dapat tersedia secara optimal, baik dari sisi waktu operasional maupun kapasitas.
Padahal, kebutuhan listrik semakin penting untuk menunjang berbagai aktivitas masyarakat. Mulai dari kegiatan belajar anak-anak, pelayanan publik, aktivitas ekonomi, hingga usaha masyarakat yang membutuhkan pasokan listrik secara stabil.
Kadir menilai listrik bukan lagi sekadar fasilitas pendukung, tetapi telah menjadi kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat dan kemajuan desa.
Karena itu, masyarakat tetap berharap perjuangan menghadirkan listrik 24 jam di Desa Menamang Kanan dapat terus dilanjutkan. Bantuan genset yang telah direalisasikan menjadi solusi penting untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat dalam jangka pendek, sembari upaya menghadirkan jaringan listrik permanen terus didorong.
“Listrik ini kebutuhan dasar. Kami berharap perjuangan untuk mendapatkan listrik 24 jam terus mendapat dukungan pemerintah dan perusahaan,” ungkapnya.
Dengan adanya kolaborasi pemerintah, perusahaan dan masyarakat, Kadir optimistis kebutuhan listrik di Desa Menamang Kanan dapat semakin terpenuhi.
Ia berharap perhatian yang telah diberikan tidak berhenti pada bantuan genset, tetapi terus berlanjut hingga masyarakat Menamang Kanan benar-benar dapat menikmati layanan listrik 24 jam secara lebih permanen.
Bagi Pemerintah Kabupaten Kukar, kolaborasi seperti ini menjadi bagian penting dalam mendorong pemerataan pembangunan. Kehadiran dunia usaha melalui kepedulian sosial diharapkan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur.
Bantuan genset tersebut pun menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah, perusahaan dan masyarakat dapat menghadirkan solusi nyata atas kebutuhan warga, sekaligus menjadi jembatan menuju pemerataan layanan listrik di Desa Menamang Kanan. (adv)