Salabiah hampir menjadi santapan buaya ketika hendak akan mandi di sungai belakang rumahnya, Sabtu (9/9/2017) sekitar pukul 04.30 pagi. Namun berkat pertolongan Mukmin, suaminya dan Sanah, tetangga sebelah rumah, ibu tiga anak ini berhasil diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit.
Saat ini masih dalam penanganan tim medis UGD RSUD Kudungga.
Ditemui di rumah sakit, Sanah menceritakan kejadian yang menimpa Salabiah.
“Pagi itu dia mau mandi, kebetulan, saya juga mau buang air kecil. Karena tempatnya sempit, saya pikir, masa saya kencing di situ juga. Saya pulang lagi ke pondok, mau ambil ember. Baru pegang ember, dengan Salabiah teriak. Langsung saya susul lagi ke sungai. Saya tanya kenapa, tapi nggak menyahut. Saya lihat, mukanya terbenam di air. Jadi saya tarik kakinya,” ungkap Sanah.
Saat ditarik kakinya, lanjut Sanah, ada yang menarik Salabiah lagi. Jadi sempat terjadi tarik-tarikan tiga kali. “Awalnya nggak tahu kalau yang tarik-tarikan itu buaya. Sempat tiga kali tarik-tarikan. Sampai kakinya (kaki korban) terlepas. Baru keliatan buayanya. Teriak saya panggil suami korban,” ujar Sanah.
Mukmin pun langsung terjun ke sungai dan melepaskan jeratan buaya pada bahu istrinya. Hingga akhirnya, buaya sepanjang sekitar 2,5 meter dengan lebar 50 centimeter melepas gigitannya dan lari ke darat.
Mukmin dan Sanah langsung menyelamatkan Salabiah dari sungai dan membawanya ke rumah sakit. Salabiah mengalami luka patah tulang di tangan kanan dan luka di bahu akibatan cengkraman buaya. Wajahnya pun ikut terluka karena sempat diseret buaya. (yul1116)