Sebanyak 29.750 pelajar SD dan SMP, mendapatkan jatah kuota internet gratis dari pemerintah. Untuk kebijakan tersebut, Walikota Bontang, Neni Moernieani, menjelaskan Pemerintah Kota harus merogoh kocek hingga, sekitar Rp650 juta perbulan.
"Semua program hampir seratus persen, diwujudkan. Meski tertatih-tatih, tapi sudah maksimal," ucap Neni Moerniaeni dalam sambutannya.
Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan, Ahmad Suharto menerangkan, Paket data yang disubsidi sebanyak 8 Giga per bulan tersebut, hanya diperuntukkan untuk sesi pembelajaran tatap muka secara Daring antara siswa dan guru.
"Kami batasi, agar tidak disalah gunakan," ucap Suharto.
Paker tersebut, hanya berfungsi dalam satu aplikasi Cloud X, yang merupakan milik salah satu provider.
Pihak sekolah pun dihimbau untuk menggunakan produk itu, dalam proses pembelajaran.
"Boleh menggunakan aplikasi lain, tapi mungkin menggunakan paket data, sementara kalau pakai ini, data Cloud X saja yang diambil," tandasnya.
Penulis : Romi Ali Darmawan
Editor : Rusdi