19 kasus itu, berasal dari tambahan 3 klaster. Mulai dari 9 kasus yang berasal dsri klaster PKT, 6 orang dari klaster HOP, dan juga 4 orang penambahan dari klaster baru, yaitu Berbas.
"Ada klaster baru, dinamakan klaster Berbas," ungkapnya.
Namun, Adi tidak memaparkan secara rinci klaster Berbas yabg dimaksud. Pasalnya, Gugus Tugas masih melakukan pendalaman kasus maupun tracing,
"Bukan klaster pasar malam, memang waktu itu ada yang positif 1. Belum tahu Berbas mana, karena datanya baru kami terima last minute sebelum video conference, nanti pasti akan kami sampaikan," ujarnya.
Lebih lanjut, Adi Permana menghinbau agar masyarakat lebih waspad. Menuruthnga, Munculnya kembali klaster baru ini, seluruh wilayah Bontang punya potensi yang sama terhadap penularan Covid-19.
"Utamakan protokol kesehatan, jangan disepelekan, semua wilayah punya potensi bukan hanya di sekitar area klaster yang ada saat ini," tegasnya.
Penulis : Romi Ali Darmawan
Editor : Rusdi