Dia menambahkan pihaknya juga melakukan peninjauan ke jalan ring road Tanjung Redeb menuju Teluk Bayur. Setelah itu pansus juga mengunjungi Pulau Maratua guna melihat pembangunan bandara.
“Hasil kunjungan ke Maratua, run way Bandara minta dilakukan penambahan sebanyak 500 meter dari yang sudah ada sepanjang 1, 600 meter. Tidak hanya Bandara, pelabuhannya yang ada sudah cukup baik hanya saja apabila ingin berkembang lagi maka perlu dilakukan pembenahan,” kata Rusianto.
Politikus Gerindra itu mengatakan pembangunan bandara di Maratua harus didukung karena akan memecah isolasi sehingga tercipta pemerataan pembangunan dalam arti luas terutama perekonomian. Terlebih memang menjadi salah satu objek wisata andalan tidak hanya Berau melainkan Kaltim bahkan Indonesia.
Ia menyebutkan guna efesiensi waktu pansus juga menyempatkan melakukan peninjauan tugu perbatasan Berau-Filipina terkait perencanaan pembangunan jalan dan rencana pembangunan pelabuhan lawa-lawa. Serta meninjau pembangunan jaringan irigasi di semurut.
“Setelah ini pansus masih akan menggelar rapat internal guna menyatukan persepsi sekaligus mengkaji sebelum nantinya menyimpulkan dan melaporkan hasil kerja. Penyatuan persepsi antar anggota pansus amat penting karena dalam pelaksanaan kegiatan dilapangan dibagi dalam dua kelompok kerja dengan tujuan daerah yang berbeda,” tegasnya.
Adapun anggota pansus yang melakukan kunjungan kerja ke Berau, yakni Rusianto (ketua), Gamalis, Muhammad Adam dan Wibowo Handoko. (hms4)