Penulis : Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Pelaksanaan Berau Expo 2026 mulai menunjukkan dampak ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta Pedagang Kaki Lima (PKL).
2 menit baca2 kali dibaca

Penulis : Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Pelaksanaan Berau Expo 2026 mulai menunjukkan dampak ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta Pedagang Kaki Lima (PKL).
Terbukti hanya dalam waktu tiga hari sudah tercatat kurang lebih Rp649,15 juta transaksi yang terjadi dalam kegiatan tersebut.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau Nanang Bakran memprediksi perputaran ekonomi Berau Expo 2026 berpotensi menyamai bahkan melampaui capaian 2024 yang mencapai Rp15 Miliar.
Optimisme itu didasarkan pada tingginya antusiasme masyarakat terhadap penyelenggaraan Berau Expo tahun ini. Setelah tidak digelar pada tahun sebelumnya, pameran tersebut kembali dinantikan masyarakat dan membuka peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan pendapatan.
“Pelaku UMKM lokal menjadi prioritas,” ujar Nanang.
Keterlibatan usaha lokal dalam Berau Expo 2026 diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hanya saja besaran perputaran ekonomi secara keseluruhan masih perlu dipastikan melalui pendataan dan survei yang dilakukan selama kegiatan berlangsung.
Sampai saat ini Berau Expo 2026 mencatat jumlah pengunjung mencapai 97.436 orang sejak pembukaan pada 16 Oktober hingga 19 Oktober 2026.
EO Mata Sanggam Morten menjelaskan, jumlah pengunjung selama empat hari pertama masing-masing tercatat 26.987 orang, 23.457 orang, 26.351 orang dan 20.641 orang.
Pendataan dilakukan melalui dua metode, yakni daring dan luring. Pengunjung dapat mengisi survei secara daring dengan memindai kode batang atau barcode. Adapun pendataan langsung dilakukan melalui penghitungan manual, penggunaan sensor, serta pencatatan dalam buku tamu.
Untuk mengantisipasi kepadatan, panitia menerapkan sistem buka-tutup akses Gedung GOR Pemuda Tanjung Redeb. Langkah ini dilakukan agar kapasitas pengunjung di dalam gedung tetap terkendali dan tidak terjadi penumpukan.
Di sisi ekonomi nilai transaksi UMKM dan PKL selama tiga hari mencapai Rp649,15 Juta.
“Perputaran ekonomi UMKM dan PKL cukup signifikan, dan belum ada keluhan target omzet tidak tercapai,” kata Morten.
Meski demikian, angka Rp649,15 Juta tersebut merupakan akumulasi transaksi usaha, bukan keuntungan bersih yang diterima pedagang. Karena itu, nilai transaksi tersebut perlu dibedakan dari pendapatan bersih maupun perputaran ekonomi total yang nantinya menjadi dasar evaluasi Berau Expo 2026.
“Berau Expo ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pelaku UMKM dan PKL serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Berau,” ucap Morten.
Editor: Aspian Nur
Terbukti hanya dalam waktu tiga hari sudah tercatat kurang lebih Rp649,15 juta transaksi yang terjadi dalam kegiatan tersebut.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau Nanang Bakran memprediksi perputaran ekonomi Berau Expo 2026 berpotensi menyamai bahkan melampaui capaian 2024 yang mencapai Rp15 Miliar.
Optimisme itu didasarkan pada tingginya antusiasme masyarakat terhadap penyelenggaraan Berau Expo tahun ini. Setelah tidak digelar pada tahun sebelumnya, pameran tersebut kembali dinantikan masyarakat dan membuka peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan pendapatan.
“Pelaku UMKM lokal menjadi prioritas,” ujar Nanang.

Keterlibatan usaha lokal dalam Berau Expo 2026 diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hanya saja besaran perputaran ekonomi secara keseluruhan masih perlu dipastikan melalui pendataan dan survei yang dilakukan selama kegiatan berlangsung.
Sampai saat ini Berau Expo 2026 mencatat jumlah pengunjung mencapai 97.436 orang sejak pembukaan pada 16 Oktober hingga 19 Oktober 2026.
EO Mata Sanggam Morten menjelaskan, jumlah pengunjung selama empat hari pertama masing-masing tercatat 26.987 orang, 23.457 orang, 26.351 orang dan 20.641 orang.
Pendataan dilakukan melalui dua metode, yakni daring dan luring. Pengunjung dapat mengisi survei secara daring dengan memindai kode batang atau barcode. Adapun pendataan langsung dilakukan melalui penghitungan manual, penggunaan sensor, serta pencatatan dalam buku tamu.

Untuk mengantisipasi kepadatan, panitia menerapkan sistem buka-tutup akses Gedung GOR Pemuda Tanjung Redeb. Langkah ini dilakukan agar kapasitas pengunjung di dalam gedung tetap terkendali dan tidak terjadi penumpukan.
Di sisi ekonomi nilai transaksi UMKM dan PKL selama tiga hari mencapai Rp649,15 Juta.
“Perputaran ekonomi UMKM dan PKL cukup signifikan, dan belum ada keluhan target omzet tidak tercapai,” kata Morten.
Meski demikian, angka Rp649,15 Juta tersebut merupakan akumulasi transaksi usaha, bukan keuntungan bersih yang diterima pedagang. Karena itu, nilai transaksi tersebut perlu dibedakan dari pendapatan bersih maupun perputaran ekonomi total yang nantinya menjadi dasar evaluasi Berau Expo 2026.

“Berau Expo ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pelaku UMKM dan PKL serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Berau,” ucap Morten.
Editor: Aspian Nur









Pusat gempa berada di darat 9 km utara Tanggamus
21 Okt 2026, 18:58:36 WIB • Kedalaman 3 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG