Minggu, 20/09/2026
Minggu, 20/09/2026
Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan mempertahankan gelar juara umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026, di Jawa Tengah. (Foto: La Eko/Korankaltim.com)
Minggu, 20/09/2026

Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan mempertahankan gelar juara umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026, di Jawa Tengah. (Foto: La Eko/Korankaltim.com)
Penulis: La Eko
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan mempertahankan gelar juara umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, menyertai rombongan kafilah Kaltim di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan pada Minggu (20/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah yang telah berjuang mengharumkan nama Kaltim dalam ajang MTQ Nasional tersebut.
Prestasi ini sekaligus memperpanjang catatan keberhasilan Kaltim dalam tiga ajang musabaqah Al-Qur’an secara berturut-turut.
“Ini hari yang sangat membahagiakan untuk Kalimantan Timur. Alhamdulillah, Kaltim tiga kali berturut-turut mempertahankan prestasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut diawali dengan kemenangan pada MTQ tahun 2024, kemudian Juara umum Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Nasional XXVIII tahun 2025 yang diselenggarakan di Kendari, Sulawesi Tenggara dan MTQ tingkat nasional tahun 2026 di Jawa Tengah.
Menurut Rudy, keberhasilan para kafilah tidak terlepas dari proses pembinaan yang dilakukan secara intensif.
Para peserta menjalani training center melalui seleksi, karantina, dan pelatihan selama berbulan-bulan sebagai persiapan menghadapi kompetisi tingkat nasional.
“Mereka melaksanakan training center yang sangat selektif. Tidak hanya berhari-hari atau berminggu-minggu, tetapi berbulan-bulan menjalani karantina dan pelatihan hingga akhirnya kita tetap bisa mempertahankan juara nasional untuk Kaltim,” jelasnya.
Dia berharap, prestasi tersebut dapat kembali dipertahankan pada MTQ Nasional yang rencananya digelar di DKI Jakarta pada 2027. Ia juga berharap Kaltim mampu mempertahankan piala bergilir hingga menjadi piala tetap tingkat nasional.
Sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan para kafilah, Pemprov Kaltim menyiapkan bonus bagi peserta yang berhasil meraih prestasi.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kaltim, Sri Wahyuni.
Ia menjelaskan, bonus yang diberikan kepada kafilah peraih juara disesuaikan dengan tingkat prestasi yang diraih.
“Sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi kepada kafilah Kaltim, Pak Gubernur memberikan bonus. Untuk juara satu Rp100 juta, juara dua Rp50 juta, juara tiga Rp25 juta, serta juara harapan Rp10 juta,” jelasnya.
Selain peserta yang meraih gelar juara, kafilah yang belum memperoleh predikat tersebut juga akan mendapatkan bonus sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi dan perjuangan mereka dalam ajang MTQ Nasional 2026.
Sri menyebutkan, Kaltim mengirimkan 56 kafilah untuk mengikuti berbagai cabang perlombaan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 37 peserta berhasil melaju ke babak final.
“Dari 56 peserta Kaltim, 37 yang masuk final,” ungkapnya.
Terkait pembinaan kafilah, Sri mengatakan persiapan menghadapi MTQ kini perlu dilakukan secara berkelanjutan karena penyelenggaraan kompetisi berlangsung setiap dua tahun sekali.
Menurutnya, proses pembinaan harus mulai dirancang kembali setelah pelaksanaan MTQ berakhir agar para peserta memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri.
“Salah satu cabang yang menjadi kekuatan Kaltim dalam ajang MTQ adalah cabang hafalan Al-Qur’an,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Minggu, 20/09/2026
Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan mempertahankan gelar juara umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026, di Jawa Tengah. (Foto: La Eko/Korankaltim.com)
TERPOPULER