Kegiatan rukyatul hilal tersebut dilaksanakan oleh BMKG bersama Kemenag Balikpapan dan Pemerintah Kota. Pemantauan ini merupakan bagian dari pelaksanaan serentak yang digelar oleh bersama BMKG di berbagai daerah di Indonesia.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Balikpapan, Rasmid, menjelaskan, secara hisab ketinggian hilal di Balikpapan berada di kisaran minus 1 derajat. Selain itu, konjungsi atau ijtima sebagai penanda lahirnya bulan baru juga belum terjadi sebelum matahari terbenam.
“Untuk wilayah Kota Balikpapan, ijtima terjadi pada pukul 20.01 Wita. Artinya setelah matahari terbenam. Saat magrib, posisi bulan masih di bawah ufuk sekitar minus 1,2 derajat, sehingga hilal belum bisa diamati,” jelasnya.
Rasmid menambahkan, umur bulan saat matahari terbenam juga masih kurang sekitar dua setengah jam menuju fase bulan baru. Dengan kondisi tersebut, secara astronomis hilal memang belum memenuhi kriteria untuk dapat dirukyat.
Secara nasional, BMKG melaksanakan pemantauan hilal di 20 lokasi. Khusus di Kalimantan Timur, terdapat dua titik pengamatan, yakni di Balikpapan dan satu tim tambahan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurut Rasmid, penambahan titik ini merupakan permintaan dari Kementerian Agama RI dan Kemenag Provinsi untuk memperkuat data pengamatan di wilayah timur Indonesia.
“Untuk di IKN sejauh ini masih belum tersambung untuk siaran langsung,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kota Balikpapan Masrivani menyampaikan, hasil rukyatul hilal di daerah akan dilaporkan kepada Menteri Agama sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat penentuan awal Ramadan.
“Dari hasil hisab dan pengamatan, hilal di Balikpapan masih di bawah ufuk. Laporan ini akan kami sampaikan sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat nanti malam,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menyambut Ramadan dengan penuh sukacita. Dia mengimbau, warga Balikpapan untuk menyambut Ramadan dengan penuh kebahagiaan dan menjalankannya dengan baik.
“Mudah-mudahan Ramadan tahun ini membawa keberkahan bagi kota kita dan menjadikan kita insan yang semakin bertakwa kepada Allah SWT,” tutupnya.
Editor: Erwin