Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy menerangkan, berdasarkan informasi yang ia himpun dari Polsekwas Semayang, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 21.55 WITA ketika KM Madani Nusantara tengah melakukan proses loading kendaraan dan barang sebelum bertolak dari Balikpapan. Kecelakaan bermula saat satu unit excavator dinaikkan ke atas kapal.
“Pada saat proses menaikkan excavator ke atas kapal, terjadi manuver maju dan mundur. Dalam proses itu, korban terjepit di antara badan excavator dan badan kapal,” ujar Jerrold, Kamis (29/1/2026).
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan awal saksi, benturan tersebut menyebabkan ABK mengalami luka fatal dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Mendapat laporan dari masyarakat, aparat kepolisian segera mendatangi lokasi. Satreskrim Polresta Balikpapan langsung berkoordinasi dengan Polsek Kawasan Pelabuhan Semayang untuk melakukan penanganan awal, termasuk pengamanan area dan olah TKP. “Setelah menerima laporan, kami langsung melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi,” jelasnya.
Hingga saat ini, polisi telah memeriksa lima saksi yang terdiri dari operator excavator, tiga kru kapal, serta satu orang dari pihak kapal.
Jerold menegaskan, proses penyelidikan masih terus berjalan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan dan menelusuri ada tidaknya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut. “Penyelidikan masih berlanjut. Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur dan menelusuri tanggung jawab atas kejadian ini,” pungkas Jerrold.
Editor: Aspian Nur