Kepala Stasiun Bidang Geofisika Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Balikpapan Rasmid mengatakan, fenomena supermoon dapat mulai diamati pukul 20.19 WIB, artinya untuk di wilayah Kaltim, dapat disaksikan sekitar pukul 21.19 WITA.
"Fenomena ini tidak ada puncaknya, karena bulan akan terlihat lebih besar seperti purnama biasa, hanya kali ini ukurannya lebih besar," jelas Rasmid saat dikonfirmas Koran Kaltim melalui sambungan telepon.
Menurutnya, fase purnama terjadi bersamaan dengan posisi bulan di ttik perige, jarak terdekat dengan bumu yakni 356.833 kilometer yang akan berlangsung mulai pukul 05.28 WIB atau 06.28 WITA.
Ia melanjutkan, fenomena langka ini selain menyajikan keindahan namun juga mempengaruhi kondisi pasang surut air laut di wilayah pesisir yang disebabkan oleh gravitasi bulan. Analoginya, semakin dekat bulan maka semakit kuat pula pengaruh gravitasi tersebut.
"Jadi tidak menutup kemungkinan jika bersamaan dengan hujan deras di daratan dan kondisi pesisir yang landai memiliki potensi rob (banjir yang disebabkan air laut pasang, red)," ungkapnya.
Untuk itu, Rasmid menghimbau untuk warga khususnya yang bermukim di pesisir untuk tetap waspada akan kemungkinan yang terjadi