Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, Usman Ali, mengatakan laporan pertama diterima sekitar pukul 04.15 WITA. Lima menit kemudian, unit pemadam terdekat segera tiba di lokasi untuk melakukan penanganan cepat.
“Petugas tiba lima menit setelah laporan masuk dan langsung melakukan pemadaman,” jelas Usman.
Usman Proses pemadaman melibatkan berbagai unsur, antara lain Unit Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB), Logistik, Sektor Selatan, Sektor Timur.
“Kami juga dibantu oleh Pammat Polda, PLN, dan PDAM, dibantu TNI, Polri, Dishub, relawan, serta masyarakat setempat,” tuturnya.
Melalui respons cepat itu, api berhasil dipadamkan kurang dari setengah jam, di mana pemadam datang pukul 04.20 WITA dan api berhasil dikendalikan pukul 04.47 WITA yang dilanjutkan proses pendinginan.
Berdasarkan laporan yang dihimpun BPBD, kebakaran terjadi di rumah milik Jaman Tampubolon (70) yang tinggal bersama Yeti Mahdalena (65). Keduanya ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Korban diduga tidak sempat menyelamatkan diri saat api membesar,” tambah Usman.
BPBD memastikan seluruh proses penanganan telah dilakukan sesuai prosedur, termasuk pendataan dan dokumentasi untuk laporan bantuan kepada keluarga korban.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi kebakaran di kawasan padat penduduk. Kita jaga alam, alam jaga kita,” tutur Usman Ali.
Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Andy Rifai menambahkan Api berhasil dikendalikan berkat kerja sama cepat seluruh unsur di lapangan, baik dari BPBD dan unsur lainnya.
“Kami mengerahkan Tim Respons Bencana Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim dengan personel lengkap,” ujarnya.
Tim mereka juga turut melakukan evakuasi jasad ke dua lansia tersebut sebelum di bawa menuju ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami turut berduka atas korban jiwa. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kewilayahan. Brimob akan terus membantu proses pemulihan dan penyelidikan bersama aparat terkait,” pungkasnya.
Editor: Erwin