Area Manager Communication, Relation & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari konsumen, pihaknya langsung melakukan pemeriksaan dengan mengambil sampel BBM di beberapa SPBU di Samarinda untuk memastikan kualitas produk yang disalurkan ke konsumen.
"Terima kasih atas perhatian dan kesabarannya, kami memahami kekhawatiran yang timbul terkait masalah yang dialami oleh beberapa kendaraan. Begitu mendapat laporan, kami langsung mengambil langkah investigasi dengan menguji sampel dari SPBU di Samarinda. Hasilnya sudah kami terima," ujarnya melalui siaran pers tertulis, Rabu (2/4/2025).
Edi juga menambahkan bahwa pengujian dilakukan di laboratorium PT Kilang Pertamina Internasional Balikpapan. "Hasil pengujian yang dilakukan menunjukkan bahwa produk Pertamina seperti Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo telah sesuai dengan kualitas yang telah ditetapkan oleh Dirjen Migas," jelas Edi.
Proses pengujian ini dilakukan di laboratorium terakreditasi PT Kilang Pertamina Internasional Balikpapan, dengan serangkaian tes ketat untuk mengevaluasi berbagai parameter fisik dan kimia dari bahan bakar, seperti kandungan oktan, kestabilan, dan tingkat emisi.
"Kami berkomitmen untuk terus menjaga kualitas produk kami agar konsumen tetap merasa nyaman dan aman dengan pilihan bahan bakar yang mereka gunakan," tandasnya.
Bagi masyarakat yang memiliki pertanyaan atau ingin memberikan masukan terkait produk Pertamina, dapat menghubungi Pertamina Call Center di nomor 135.
Editor: Supiansyah