Akibat longsor tersebut, dua rumah terimbas, satu rumah tertimbun secara menyeluruh sementara satu lagi hanya sebagian yang tertimbun tanah.
Setelah kejadian itu, warga di RT 53 berharap Pemerintah Kota Balikpapan segera melakukan perbaikan siring atau penahan tanah yang jebol karena longsor tersebut.
Kepada Korankaltim.com Kamis (11/7/2024) hari ini, Jumini yang kediamannya berdekatan dengan musibah longsor menjelaskan sebelum tanah menimbun hampir seluruh wilayah Balikpapan dilanda hujan.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa karena saat kejadian longsor rumah dalam keadaan kosong," kata Jumini.
Pemilik rumah yang longsor dan merupakan tetangga Jumini untuk sementara waktu mengungsi ke tenda pengungsian yang diberikan pemerintah.
Mengingat hujan yang turun hampir setiap hari, Jumini pun berharap ada perbaikan siring yang jebol. "Mudah-mudahan pemerintah segera memperbaiki karena jujur kami yang berdekatan dengan lokasi longsor juga khawatir jika tak ditangani cepat akan kembali terjadi longsor susulan apalagi di musim penghujan saat ini," sebut Jumini.
Editor: Aspian Nur