Kegiatan pemeriksaan ini diawali di SPBU MT Haryono kawasan Dam, Balikpapan Kota, kemudian dilanjutkan menuju SPBU Batakan, Balikpapan Timur dan SPBU KM 15 Karang Joang, Balikpapan Utara.
Kabid Perdagangan Dalam Negeri, Disdag Kota Balikpapan, Muhammad Anwar, mengatakan bahwa dari hasil pemantauan terbaru menunjukkan BBM di SPBU Balikpapan tetap memenuhi standar kualitas dan kuantitas yang ditetapkan pemerintah.
"Dalam persiapan libur mudik Idulfitri 1445 H, kami memastikan kualitas dan kuantitas BBM terjaga untuk kenyamanan konsumen," kata Anwar.
Dia menjelaskan bahwa Dinas Perdagangan bertanggung jawab atas pengawasan kuantitas BBM, dengan menekankan bahwa ukuran setiap liter BBM sesuai dengan standar yang ditetapkan. Untuk aspek kualitas, Anwar menegaskan bahwa pihak Pertamina bertanggung jawab.
"Pada pemeriksaan terbaru, baik Pertalite maupun Pertamax tidak ditemukan masalah. Pengukuran rutin juga dilakukan setiap tahun oleh SPBU," ujarnya.
Dalam satu tahun terakhir, Anwar melanjutkan bahwa tak ada temuan signifikan terkait kualitas dan kuantitas BBM di SPBU Balikpapan. Meskipun tanpa instruksi dari pusat, Dinas Perdagangan menurutnya tetap melakukan pengawasan setiap bulan secara rutin dan langsung di lapangan.
Ditempat yang sama, Sales Branch Manager Kaltim-Kaltara Pertamina Patra Niaga Feri Fernando, mengapresiasi kerja sama antara kepolisian, Dinas Perdagangan, dan Pertamina dalam menjaga kualitas dan kuantitas BBM.
"Pertalite dan Pertamax yang dijual sesuai standar dan kami mengimbau masyarakat untuk memenuhi kebutuhan BBM di SPBU Pertamina tanpa kekhawatiran," ujarnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Balikpapan, Kompol Ricky Sibarani mengatakan bahwa kepolisian dalam kegiatan ini hanya melalukan pendampingan serta memastikan kualitas BBM yang disalurkan ke masyarakat sesuai dengan standar yang berlaku.
"Kami hanya melakukan pendampingan terhadap Dinas Perdanganan Kota Balikpapan," singkat dia.
Editor: Maruly Z