Belakang diketahui insiden kebakaran tersebut terjadi di KM Labobar. Dalam rekaman video yang beredar pun terlihat sejumlah penumpang panik dan berupaya berpindah mencari lokasi yang aman dan menjauh dari kepulan asap tebal.
Dikonfirmasi Kepala PT Pelni Cabang Balikpapan, Amin Amrulloh turut membenarkan insiden kebekaran tersebut yang terjadi di KM Labobar pada Jumat (3/11/2023). Amin menerangkan, insiden kebakaran itu terjadi sekira pukul 14.25 WITA. Saat itu, petugas kapal telah berhasil memadamkan api tepat pukul 14.40 WITA atau 15 menit setelah kemunculan asap tebal.
"Iya benar telah terjadi insiden kebakara di KM Labobar. Kapal itu sebelumnya berlayar dari Balikpapan menuju Pantoloan," kata Amin kepada Korankaltim.com, Minggu (5/11/2023).
Insiden kebakaran itu lanjut Amin terjadi dibagian dek 7 pada kanan kapal. Saat itu KM Labobar tengah mengangkut sebanyak 820 penumpang menuju Pantoloan. "Tidak ada korban jiwa. Semua sudah ditangani dengan baik oleh para kru kapal," kata dia.
Sementara terkait dengan penyebab kebakaran, hingga saat ini masih dalam investigasi pihaknya. Hanya saja pihaknya menyebutkan bahwa kebakaran yang terjadi berasal dari tempat sampah yang berada di dek 7.
Soal kemungkinan api muncul akibat dari puntung rokok penumpang, Amin masih belum bisa memastikan kebenaran tersebut. "Masih dilakukan investigasi, kami belum bisa membenarkan soal dugaan api berasal dari puntung rokok," ungkap dia.
Meski sempat terjadi insiden kebakaran, KM Laboran dengan tujuan Balikpapan - Pantoloan, Palu tersebut tetap melanjutkan perjalanan. Semua penumpang pun dipastikan dalam kondisi aman.
"Perjalanan tetap dilanjutkan setelah semua dipastikan aman baik kru maupun penumpang. Kapal pun saat itu kembali melanjutkan perjalanan dengan berlayar menuju Bitung," bebernya.
Editor: Maruly Zainuddin