Para driver ojol ini melakukan pembakaran ban ditengah jalan MT Haryono dan memarkirkan satu city car yang ditempeli karton bertuliskan "Aplikasi Kotuptor".
Selain itu, para driver juga melakukan orasi ditengah jalan MT Haryono yang berhadap langsung dengan kantor cabang Gojek. Namun, kantor tersebut tertutup rapat.
Massa aksi pun memasang sejumlah poster dengan sejumlah tulisan bernada protes yang ditempeli diroling door kantor Gojek.
"Kami turun kesini, meminta pihak aplikator untuk menghapus promo didalam aplikasi," kata Haris, sayu dari para driver
Menurut Haris, pemberlakuan promo sangat merugikan driver dimana promo yang diberlakukan dengan potongan ongkos hingga Rp3.000 itu mengatur sistem pada aplikasi untuk meminta driver bergabung dalam promo.
Hal itu pun memicu pembatasan jumlah order pada driver reguler yang tidak tergabung dalam promo yang diberlakukan pihak aplikator.
"Kalau yang gabung ke sistem promo gampang dapat orderan, yang tidak tergabung ini kesulitan," kata dia.
Hingga berita ini diturunkan, media ini telah mencoba mengkonfirmasi kekantor perwakilan Gojek di Jalan MT Haryono. Hanya saja kantor tersebut masih tertutup rapat tanpa adanya satu pun petugas kantor yang keluar. Para demonstran juga masih bertahan di Jalan MT haryono menunggu jawaban dari pihak kantor perwakilan.
Editor Aspian Nur