Seorang pengasuh bayi tak sengaja menjatuhkan bayi yang dititipkan kepadanya hingga akhirnya meninggal dunia. NM, inisial pengasuh bayi berusia 24 tahun itu, sementara bayi yang berusia 1,5 tahun yang sebelum meninggal dunia dititipkan orangtuanya kepada NM dan terjatuh dari gendongan.
"Pengasuh bayi itu mau pergi kekondangan, dia pesan taksi online sambil membawa tiga bayi ditubuhnya," kata Kanit Reskrim Polsek Balikpapan Selatan AKP Hendrik Saragih kepada Korankaltim.com Selasa (12/9/2023) siang tadi.
Tiga bayi yang dibawanya itu merupakan satu anaknya sementara dua bayi lainnya merupakan titipan dari dua orangtua di Balikpapan. Bayi TR saat itu digendong ditangan kanan, bayi NM digendong ditengah sementara tangan kiri menggendong satu bayi lainnya.
Saat taksi online yang dipesannya tiba NM pun berangkat mendatangi taksi dengan melewati jalan menanjak namun saat kondisi jalan menanjak, NM tersandung.
Badan NM saat itu oleng ke kiri, pegangan bayi ditangan kanannya dimana TR berada terlepas hingga jatuh dan sempat terguling beberapa kali. "Kondisi bayi yang terjatuh dari gendongan saat itu masih sadar. Akhirnya ketiga anak pun dikembalikan ke rumah dan NM pergi sendiri ke kondangan," ujar Hendrik.
Pukul 15.00 WITA atau jam tiga sore, NM pulang dan masih sempat membuat susu dua kali untuk ketiga bayi yang diasuhnya, juga sempat memeriksa kondisi bayi TR yang sempat terjatuh tersebut.
Namun saat memberikan susu kedua kalinya, bayi TR mendadak muntah hanya saja NM menganggapnya kondisi biasa yang dialami bayi pada umumnya.
Tak lama setelah muntah, bayi TR pun mendadak kejang-kejang, NM pun mengelus punggung bayi dan menindurkannya. Tak diduga pagi harinya atau hari Senin (11/9/2023), bayi TR sudah tak lagi bangun, meninggal dunia. "Pas bangun Senin pagi kemarin, NM baru bercerita insiden yang dialaminya kepada ayahnya," sebut Hendrik.
Ayah NM pun membuat laporan ke Polsek Balikpapan Selatan dan langsung mengamankan NM ke Polsek Balikpapan Selatan. "Bayi TR masih di Rumah Sakit Bhayangkara, sementara NM masih menjalani pemeriksaan di Polsek Balikpapan Selatan sebagai saksi," sebut Hendrik.
Editor: Aspian Nur