Salah satu PKL yang telah berjualan belasan tahun, Kahar mengatakan, lapak PKL tersebut sebelumnya telah ditutup selama tiga bulan terakhir. Selama itu juga para pedagang tak memiliki penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. "Sudah 3 bulan kita gak berjualan, harusnya kita dikasih waktu dulu untuk berjualanlah," kata Kahar kepada korankaltim.com, Rabu (6/9/2023).
Kahar menyebut sehari sebelum dibongkar, pagar seng yang menutup lapak PKL sempat dibuka, kemudian tak berselang lama muncul surat bahwa akan dilakukan pembongkaran terhadap 30 lapak PKL tersebut.
Kahar meminta, pemerintah semestinya menyiapkan lokasi atau tempat-tempat yang layak untuk digunakan para PKL berjualan sebelum melakukan pembongkaran. Pasalnya warga hanya bisa menggantungkan pemasukannya dari berjualan makanan di tepian Pasar Klandasan tersebut.
"Layak gak ditempatkan di sini, sementara di sini parkiran kayak apa jualan kita kayak apa ? gak layak pak,"ungkapnya.