Ternyata Ini Biang Kerok Pemadaman Listrik di Tiga Provinsi di Kalimantan
2 menit baca18.517 kali dibaca

Penulis: David Purba
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Total 13 jam listrik padam di Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah.
2 menit baca18.517 kali dibaca

Penulis: David Purba
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Total 13 jam listrik padam di Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah.
General Manager PLN UIP3B Kalimantan Abdul Salam Nganro menerangkan, berdasarkan hasil analisa dan investigasi yang dilakukan pihak PLN di lapangan, penyebab gangguan pada sistem interkoneksi Kalseltengtim yakni akibat terjadinya insiden crane dari pekerjaan kontruksi yang mengenai jaringan saluran udara tegangan tinggi (SUTT) pada jalur Karingau - Karang Joang pada span tower 18-19.
"Crane pekerjaan konstruksi di warehouse proyek RDMP menyentuh jaringan SUTT PLN pada jalur Kariangau - Karang Joang,"kata Abdul Salam Nganro kepada Korankaltim.com, Rabu (9/8/2023).
Insiden tersebut menyebabkan kerusakan pada konduktor jaringan kelistrikan yang menyebabkan tiga provinsi tak teraliri listrik selama beberapa jam. "Crane tidak menyebabkan putus hanya saja terdapat kerusakan pada konduktor," jelasnya.
Abdul Salam menjelaskan, gangguan tersebut terjadi pada pukul 10.44 Wita. Dua jam pasca-insiden, pihak PLN pun berhasil memulihkan 29 gardu induk yang terdampak padam di Provinsi Kaltim, Kalsel dan Kalteng.
Sistem pun berangsur-angsur pulih dengan beroperasinya pembangkit-pembangkit yang sebelumnya padam. Di Kaltim listrik baru teraliri secara keseluruhan kepada pelanggan terdampak sekira pukul 00.12 Wita.
"Pada 13.00 WITA seluruh gardu induk telah normal. Selanjutnya kami mengoperasikan kembali PLTU dan pembangkit-pembangkit lain di sistem interkoneksi sehingga pada pukul 00.12 WITA seluruh pelanggan di kaltim telah dialiri listrik secara normal kembali,"terangnya.
Akibat dari insiden crane RDMP tersebut, lanjut Abdul Salam, tak hanya menyebabkan kerugian secara materil namun juga secara moril terutama bagi para pelanggan PLN yang terdampak langsung. "Masih dalam tahap inventarisir untuk total kerugian yang kami alami,"imbuhnya.
Selain itu, Abdul Salam menambahkan, pihak PLN telah melakukan mitigasi dan antisipasi gangguan di setiap titik yang mungkin terjadi. Baik gangguan di pembangkit, jaringan transmisi, gardu induk dan jaringan distribusi 20kv.
"Namun saat ini secara infrastruktur masih dalam tahap pengembangan menuju kondisi ideal dengan tingkat keandalan yang kami harapkan, sehingga masih terdapat gangguan-gangguan yang mengakibatkan padam di sisi pelanggan,"pungkasnya.
Media ini telah berusaha melakukan konfirmasi ke Comdev Manager RDMP JO melalui pesan WhatsApp maupun telepon, tetapi hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban.
Editor: Supiansyah







Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
7 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 111 km tenggara Selayar
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG