Terkait hal ini, sejatinya LPTQ Balikpapan dalam menyiapkan peserta untuk masuk dalam kontingen sudah mematuhi aturan yang berlaku. Tapi, berdasarkan rapat yang digelar pada 17 Mei 2023 sesuai arahan Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, pihaknya akan mematuhi keputusan para ulama, dalam hal Dewan Hakim pada MTQ ke-44 Kaltim, perihal keputusan diskualifikasi peserta.
Meskipun, kata Zulkifli. Ada beberapa hal, yang sebenarnya ia pertanyakan. Termasuk soal status peserta yang sudah nyata tinggal dan bekerja di Kota Balikpapan.
"Ada 16 peserta kami yang dinyatakan diskualifikasi. Termasuk seorang guru yang telah mengajar dan benar tinggal di Balikpapan menjadi guru sejak 2021. Bahkan SK yang bersangkutan kami sertakan," ujar Zulkifli, kepada awak media Sabtu (20/5/2023) sore.
Peserta yang merupakan seorang guru tersebut, disebut mengajar dan tinggal di Balikpapan. Ia bahkan mengaku berani menghadirkan murid-muridnya yang ada di Balikpapan, jika diperlukan untuk proses verifikasi.
"Kami menerima karena jangan sampai kegiatan MTQ ini terganggu. Kami sejak pembukaan sepakat apapun kami terima," tukasnya.
Namun demikian, Zulkifli mengaku sudah mendapat penjelasan setelah beberapa kali pertemuan dengan LPTQ provinsi, bahwa verifikasi ini bisa dilakukan sebelum, saat kegiatan, dan setelah musabaqah berakhir.
"Bahkan status juara bisa batal jika verifikasi tidak lolos, walaupun sudah pascakegiatan. Bisa diskualifikasi. Oleh karena itu, ini demi kebaikan bersama. Bisa saja SK (diskualifikasi)ini kami uji. Supaya tidak sepihak," bebernya.
Selanjutnya, ia berharap semua dikembalikan pada regulasi yang ada. Namun, harus ada kesamaan persepsi yang mengacu pada regulasi.
"Saya juga menyayangkan daerah yang menyatakan seolah Balikpapan memalsukan KTP (peserta). Ini tidak mungkin. Karena KTP databasenya sudah secara nasional. Silakan uji saja secara nasional. Untuk apa mengatakan KTP digandakan. Tinggal cek di Catatan Sipil. Semua data se Indonesia bisa diakses," jelasnya.
Sementara itu mengenai nasib 16 peserta yang didiskualifikasi tersebut, Zulkifli bilang mereka tetap diperkenankan tampil, akan tetapi tidak memengaruhi kejuaraan. Artinya nilainya bisa saja tidak diisi lantaran posisi mereka masih dinyatakan Didiskualifikasi.
Editor: Rusdianto