Hal ini buntut dari adanya sejumlah nama calon jemaah haji yang sudah menunggu lama namun tidak mengetahui dikala namanya ke luar.
Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umroh (Kabid PHU) Kanwil Kemenag Kaltim, Ahmad Ridani mengatakan para calon jemaah haji yang tidak dapat dikonfirmasi ini dikarenakan tidak dapat dihubungi dan telah berpindah kediamannya.
"Tinggal tujuh orang ini masih dicari. Dia pindah alamat kemudian tidak ada informasi lanjutan jadi kawan-kawan ini sedang mencari alamatnya," ungkap Ridani, Rabu (3/5/2023).
Ia mengaku di waktu sebelum-sebelumnya apabila calon jemaah haji berpindah alamat maka akan melapor kepada pihaknya. Namun, untuk nama-nama calon jemaah yang kali ini justru tidak membuat laporan. Harapannya, ini tidak menjadi masalah ke depan.
"Ini sedang kita cari alamat barunya, dan sudah kita sebar informasi ke semua kanal media," tuturnya.
Editor: Rusdianto