Kedua jenazah itu merupakan ibu dan anak yang menghuni kamar kost. Dari informasi yang dihimpun media ini, sang anak berinisial M (7) diperkirakan telah meninggal lebih dari sehari lalu. Dugaan itu diperkuat dengan kondisi jasad yang ditemukan dalam keadaan membusuk. Sementara sang ibu berinisial AM (36) diperkirakan belum lama meninggal dunia.
"Saya masih bertemu ibunya (AM) jam setengah sembilan pagi tadi. Saya panggil ibu itu karena kecium bau menyengat dari kamarnya, belum lagi ibu ini juga belum bayar uang sewa dua minggu terakhir," ucap pengelola guest house Rahmat.
Pada pertemuan pagi hari itu, lanjut Rahmat, AM mengaku anaknya ada di dalam kamar guest house. Sementara urusan pembayaran biaya sewa, disebut akan dibayar Sabtu siang.
"Setelah zuhur saya sempat chat (kirim pesan teks). AM juga masih merespons," jelas Rahmat.
Setelah ditunggu beberapa saat AM justru tak datang menemui, Rahmat pun berinisiatif untuk memeriksa kamar milik AM yang berada di lantai dua guest house.
"Saya bawa teman pas saya dobrak, si ibu (AM) sudah dalam posisi telentang di lantai tidak bergerak, sementara anaknya itu dikasur ditutupi selimut. Kondisi anaknya itu sudah busuk,"sebut Rahmat.
Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Balikpapan Selatan Iptu Hendri Saragih mengonfirmasi temuan dua jenazah ibu dan anak di sebuah kamar guest house di kawasan Balikpapan Selatan.
Namun pihaknya hingga saat ini belum bisa memastikan penyebab tewasnya ibu dan anak itu. "Sementara masih dilakukan penyelidikan terkait penyebabnya. Saat ini jenazah sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum," singkat Hendri.
Editor: Rusdianto