“Total ada lima ribu bilah untuk Garuda di Istana Negara, saat ini sudah lebih dari seribu bilah dikerjakan di workshop-nya Pak Nyoman Nuarta di Bandung, Jawa Barat,” ucap Basuki kepada Korankaltim.com di kawasan Ibu Kota Negara (IKN), Kamis (13/4/2023) petang kemarin.
Selain progres penyelesaian bilah utnuk Istana Negara, saat ini juga tengah berlangsung kontruksi pembangunan pondasi Istana Negara. "Secara keseluruhan sudah enam persen, saat ini baru pembangunan pondasi,” lanjut Basuki.
Sebagai informasi, desain Garuda Istana Negara dikerjakan oleh Nyoman Nuarta yang sebelumnya telah disetujui oleh Presiden Joko Widodo.
Desain itu merupakan satu dari bagian Istana Kepresidenan Nusantara yang dibangun di lahan seluas 55,7 Ha dengan luas tapak 334.200 meter persegi. Nuarta mengatakan, rancangan Istana Negara itu sebagai sesosok rumah yang berasosiasi pada burung Garuda. Tak hanya berhenti pada landmark sebuah kawasan namun sebagai wujud pencapaian sinergi antara seni, sains dan teknologi.
Burung Garuda menjadi desain karena kaitannya yang sangat erat dengan Indonesia dengan berbagai perbedaan, segala silang pandang, segala keragaman adat istiadat dan perilaku, dan perbedaan kepercayaan dan agama. Garuda merupakan simbol persatuan. Apalagi garuda juga menjadi bagian dari lambang negara, Bhineka Tunggal Ika.
Editor: Aspian Nur