Ibrahim Nur, Ketua RT 34 Kelurahan Baru Ilir Kecamatan Balikpapan Barat mengatakan, longsor di rumah warganya tersebut terjadi pasca hujan deras yang mengguyur pada pagi tadi. "Habis hujan deras tadi pagi kejadian longsornya," kata Ibrahim kepada Korankaltim.com
Padahal rumah warganya tersebut baru saja di ronovasi oleh organisasi masyarakat (Ormas), karena memang kondisinya sudah tak layak huni dan perubahannya cukup bagus, karena rumah sebelumnya hanya ditutupi seng -seng bekas.
"Siringnya yang menahan tanah ini sisa-sisa dari pengerjaan renovasi rumah, sepertinya tak maksimal untuk menahan tanah," jelasnya.
Meski demikian, dari pihak Kelurahan dan Kecamatan sudah meninjau kerumah warganya tersebut dan melakukan koordinasi engan anggota DPRD Dapil Baru Ilir, dengan harapan warganya tersebut segera mendapatkan bantuan.
Untuk penanganan sementara, pihaknya mengarahkan pemilik rumah untuk membersihkan material longsoran untuk dipasangkan terpal karena saat ini belum memungkinkan untuk melakukan gotong royong bersama warga lainnya.
"Pertama karena ini bulan puasa dan waktu jam kerja. Jadi kami arahkan pemilik rumah untuk membersihkan material longsoran kemudian nanti dilanjutkan dengan ditutup terpal. Karena kami juga sudah terima terpal dari Dinsos dan BPBD," kata Ibrahim lagi.
Berdasarkan hasil komunikasi sementara dari pihak kelurahan dan kecamatan, untuk pembicaraan perbaikan rumah itu belum ada. Hanya memang terfokus pada pembenahan tanah longsor nya.
"Kami dari RT maunya ada bantuan yang diberikan kepada warga saya ini. Mudah-mudahan dari Pemkot cepat melakukan tindakan," ucap Ibrahim.
Tak ada korban jiwa dalam musibah ini, hanya pemilik rumah saat ini memilih bertahan di rumah yang terimbas tanah longsor. "Yang tinggal dalam rumah ini, satu kepala keluarga dengan empat jiwa," tutupnya.
Valdi si pemilik rumah menjelaskan, saat kejadian dirinya tidur dan mengetahui rumahnya tertimpa tanah longsor saat diberitahukan oleh tetangganya.
"Tetangga yang beri tau saya kalau longsor. Harapan kami sih segera ada penanganan dari Pemkot," ujar Valdi.