"Jadi biasanya normal itu diangka 1.100 dan 1.200 penumpang. hari ini kita ada sampai 1.400 penumpang. kapal hari ini yang datang yakni kapal Siguntang, nanti yang akan naik di kapal tersebut ada 1.400 penumpang yang ditambah dengan penumpang on boking ada sekitar 400 penupang yang ada di atas, sehingga totalnya ada 1.800 penumpang. InsyaAllah masih mencukupi untuk menampung penumpang," ujar Anza, kepada awak media.
Selain itu dia terangkan, untuk kapasitas kapal Siguntang saat ini talah disetujui menjadi 2.400 penumpang.
Diakuinya, seharusnya diarus mudik Nataru pihaknya biasanya melayani dengan tiga kapal. Yakni, pertama kapal Siguntang, Lambelu, dan Labobar. Akan tetapi, untuk kapal Labobar saat ini rutenya sedang bolak balik di Jaya Pura.
"Jadi untuk di pelabuhan Semayang yang stand by hanya kapal Siguntang dan Lambelu selama Nataru. Jadi star mulai hari ini tanggal 18 Desember sampai dengan tanggal 8 Januari 2023 mendatang," jelasnya.
Untuk saat ini, dia terangkan tidak ada penambahan kapal. Hal itu dikarenakan untuk lonjakan penumpang ini diperkirakan hanya terjadi pada tanggal 18 - 19 Desember dua hari saja.
"Hal itu kena animo masyarakat sedang mudik dengan tujuannya untuk natalan. Sehingga mereka kejar waktu untuk natalan di halaman kampung mereka nanti. Jadi sebetulnya puncaknya hari ini sampai besok," tandasnya.
Terpisah, salah seorang penumpang kapal Siguntang Aris mengatakan, seperti biasanya jelang Nataru dirinya mudik menuju ke Mako Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk merayakan natal dan tahun baru di kampung halaman.
"Hari berangkat menggunakan kapal Bukit Siguntang dengan waktu keberangkatan 12.00 WITA," tandasnya.
Penulis: Laeko
Editor: Rusdi