Seorang pria berinisial H yang berusia 26 tahun bersimbah darah dibagian perut usai disabet oleh MR, temannya sendiri, menggunakan senjata tajam jenis clurit.
H yang kritis langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) untuk dilakukan perawatan intensif oleh tim medis.
Kepada media ini Kapolsek Balikpapan Timur Kompol Imam Syafi'i menjelaskan, aksi berdarah itu bermula ketika H dan MR bersama-sama temannya kongko sambil menenggak miras.
Mereka semua asik bercanda dan tertawa sambil bernyanyi diiringi gitar, rupanya candaan itu tidak diterima oleh H yang merasa tersinggung kepada MR.
Cekcok terjadi hingga berkelahi, melihat hal itu teman-teman yang lain berusaha menenangkan dan melerai untuk bubar dan pulang ke rumah masing-masing.
"Mereka lagi kumpul sama temannya sambil menenggak minuman keras. Mereka tetanggaan dan rekan kerja sama-sama nelayan lalu bercanda kemudian terjadi cekcok sudah dipisah kemudian pulang ke rumah masing-masing. Ternyata MR membuntuti H kemudian pelaku pulang ke rumah mengambil senjata tajam jenis celurit," papar Imam Selasa (29/11/2022) sore tadi kepada Korankaltim.com.
Cekcok kembali terjadi, H yang sudah tersulut emosi kemudian melawan MR yang ditangannya sudah memegang sebilah celurit. Duel tidak sebanding terjadi, pelaku langsung mengayunkan celurit tepat mengenai perut korban.
"Perkelahian terjadi. Korban menderita luka di bagian perut di rawat di RSKD karena perut terbelah." ujar Imam lagi.
Mendapat informasi adanya perkelahian, Tim Crocodile Polsek Balikpapan Timur langsung mendatangi lokasi kejadian. Selang beberapa saat, MR bersama barang bukti diamankan.
"Setelah menerima laporan masyarakat, kami lakukan lidik dan mengamankan pelaku dan langsung kami bawa ke Polsek," ucapnya.
Saat ini H masih dalam perawatan intensif di RSKD karena menderita luka serius di bagian perut. Sedangkan pelaku sudah mendekam di sel Mapolsek Balikpapan Timur, dengan jeratan Pasal 351 KUHP dengan ancaman pidana di atas 7 tahun penjara.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Aspian Nur