"Yang jelas kami sesuai dengan surat kami ke PB Porprov kami minta, bukan tidak mau terlibat, tapi kami minta untuk diundur waktunya, tunggu surat dulu dari PB Porprov ya," ungkapnya usai menghadiri pembukaan Kejuaraan Bulutangkis Santri Pangdam VI Cup 2022 di GOR Banua Patra, Balikpapan Rabu, (19/10/2022) sore.
Dalam hal penggunaan anggaran kata Rahmad, ia tak mau gegabah mencairkan dana untuk kegiatan kontingen Balikpapan. Menurutnya, harus ada regulasi yang harus dilalui.
"Ya seharusnya ada regulasi kami tidak mau terjebak dengan regulasi, karena ini menyangkut uang negara, kami tidak mau terulang dengan yang lalu-lalu hanya permasalahan uang hibah OPD (Organisasi Perangkat Daerah) kami diperiksa dan berimplikasi pada masalah hukum, jadi kami harus berhati-hati karena uang Negara,"urainya.
Dia menegaskan, solusi konkret yang ditawarkan adalah menunda penyelenggaraan Porprov di Berau. "Solusinya kami minta ditunda dulu biar bisa persiapan kami lebih matang," tegasnya.
Hal senada juga diungkapkan Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (DPOP) Balikpapan Ratih Kusuma yang saat ini masih menunggu surat dari PB Porprov Berau.
"Kami ikuti sesuai arahan pak wali kota tadi kami sudah bertemu pada intinya menunggu surat balasan dari PB Porprov, ya kami masih menunggu keputusan setelah itu kami akan melakukan langkah berikutnya," timpalnya.
Nantinya ketika ada surat balasan, kata Ratih maka akan kembali dilakukan rapat internal. Selain itu, mekanisme pencairan anggaran tidak jauh berbeda dengan penggunaan APBD lainnya.
"Kami akan kembali rapat diinternal memanggil semuanya, mekanisme seperti regulasi penggunaan anggaran APBD, itu teknis jadi kami ikuti regulasinya seperti apa nanti keputusan lebih lanjut kita undang semuanya terkait dengan proses penggunaan anggaran,"urainya.
Dia menyebut ada Rp16 miliar untuk penggunaan anggaran Porprov dan siap disalurkan ketika mekanisme sudah dilalui sesuai aturan.
"Pos anggaran Rp16 miliar dan ada di DPOP karena waktu yang singkat dan menunggu keputusan seperti arahan pak wali kota. Wali kota sudah melakukan komunikasi dengan PB Porprov kami masih menunggu," tandasnya.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Maruly Zainuddin