Kepala balai prasarana permukiman Wilayah IV Kalimantan Timur, Rozali Indra Saputra mengatakan, kegiatan ini merupakan serah terima aset, infrastruktur permukiman yang difasilitasi pembiayaannya oleh APBN.
"Jadi ketika sudah dibangun dari tahun 2016 hingga di tahun 2022. Ada beberapa yang sudah dibangun oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kaltim untuk kota Balikpapan," ujarnya Kamis (7/4/2021).
Lanjut dia terangkan, adapun beberapa infrastruktur yang diserahterimakan dalam kesempatan tersebut meliputi, infrastruktur air bersih, sanitasi, pembangunan infrastruktur persampahan, seperti yang ada di TPA Manggar, infrastruktur permukiman, dan bangunan-bangunan gedung lainnya.
"Hari ini kami juga memberikan apresiasi kepada Pemkot Balikpapan, yang siap menerima hibah aset. Kami juga berharap, infrastruktur ini bisa dikelola, dan dioperasikan dengan baik oleh Pemerintah Kota Balikpapan," imbuhnya.
Dia berharap di kemudian hari infrastruktur yang pihaknya bangun ini dapat bermanfaat untuk masyarakat.
Lebih rinci dia katakan, adapun anggaran total aset yang diserahkan tersebut seluruhnya berjumlah Rp279 miliar dengan 34 komponen.
"Itu hanya untuk Balikpapan saja. Karena kami diamanatkan. Tugas kami adalah pembinaan, pengawasan dan juga mendorong pemkot memiliki dapat memfasilitasi infrastruktur permukiman. Jadi kami memang berkolaborasi dengan pemerintah kota kabupaten yang ada di Kaltim, " jelasnya.
Dirinya juga menyambut baik atas kerja sama dengan Pemkot Balikpapan. Yang mana ia menilai sampai saat ini sudah terjalin komunikasi yang cukup baik, dan kerja sama yang bagus.
Kemudian dirinya juga optimis ketika nanti fasilitas yang dibangun menggunakan APBN tersebut, dapat dioperasionalkan dengan baik oleh Pemkot Balikpapan.
"Dari 34 yang paling besar pembiayaan kemungkinan pembangunan TPA Manggar. Hal ini juga dibuktikan keberadaan TPA itu membuat Balikpapan menjadi kota yang bersih," tuturnya.
Dirinya juga berencana akan merumuskan kembali TPA yang ada di Manggar. Apakah kapasitas nya sudah terpenuhi atau belum. Terlebih di akhir -akhir ini diproyeksikan terjadi penambahan penduduk.
Kemudian ditambah dengan isu IKN yang sudah muncul, sehingga tak menutup kemungkinan terjadi penambahan penduduk. Sehingga harus ditopang dengan infrastruktur oleh Pemkot Balikpapan.
"Kami siap, ke depan untuk kolaborasi hadir sebagai perpanjangan dari Pemerintah Pusat di Provinsi. Kami sangat berharap kerjasama yang baik untuk kedepannya," bebernya.
Penulis: La Eko
Editor: Supiansyah