"Jadi sekarang sudah turun 80 ketinggian rata- rata sampai di leher itu di jalan. Kalau di rumah yang di bawah jalan berarti tinggi lagi," katanya.
Dia menyebut sejumlah kawasan banjir data yang diterimanya di antaranya selain di kawasan Beller juga ada di Manggar, Balikpapan Timur serta Karang Joang, Balikpapan Utara.
"Kami sementara menyapa kepada masyarakat, untuk penanganan banjir alokasi khusus gak ada, kalau dana darurat ada. Penanganan bencana secara keseluruhan ada, nanti kita data dengan pemda mohon maaf kalau masih ada yang tercecer itu kelemahan kami," tuturnya.
Dia membeberkan bahwa dana alokasi yang dapat disalurkan kepada masyarakat maupun penanganan bencana melalui dana tidak terduga.
"Alokasi yang tidak terduga namanya, besarannya ya saya belum tahu kan anggaran sedang dibahas difinalkan dengan DPRD," sebutnya.
Terkait banjir tersebut Isran meminta agar tidak ada yang saling menyalahkan. Kendati salah, Isran mengaku bertanggung jawab.
"Selama peninjauan masyarakat keliatannya sangat menerima dengan kondisi musibah ini. Saya menilainya begitu. Jadi tidak ada yang disalah-salahkan. Tapi saya sampaikan, silakan salahkan saya, jangan salahkan orang lain. Kalau hujan kan bukan urusan siapa-siapa ini bencana alam," tandasnya.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Supiansyah