"Tentunya semua pemerintah ingin 100 persen warganya divaksin, walaupun nilai batas untuk herd immunity itu di 70-80 persen, tetapi diupayakan bisa mencapai 100 persen," kata Dio, sapaan Sri Juliarty kepada Korankaltim.com Rabu (3/11/2021) siang tadi.
Sampai saat ini angka vaksinasi di Balikpapan berada di 75,5 persen untuk dosis pertama dan 50,1 persen untuk dosis kedua.
Khusus ibu hamil masih berjalan dan tempat proses vaksinasi berbeda dengan pada umumnya, yang awalnya ditempatkan di sentra vaksinasi seperti di BSCC Dome, kini dialihkan ke tiga rumah sakit.
"Kami menunjuk dan bekerjasama dengan tiga rumah sakit untuk melayani vaksinasi ibu hamil, di RSUD Beriman, Rumah Sakit Sayang Ibu dan Rumah sakit Ibu Anak Asih. Tujuannya agar sekaligus periksa kehamilan," ungkapnya.
Tingginya tingkat pencapaian vaksinasi ini sebagai indikator turunnya angka kasus Covid-19 di Kota Beriman yang mana sebulan kebelakang ini angka kematian berkurang drastis hingga beberapa dalam satu hari tidak ada kasus kematian.
"Karena diketahui tujuan vaksinasi adalah mencegah untuk tertular Covid, kalaupun tertular tidak menjadi berat begitu, jadi saya kira ini semua saling berhubungan semua upaya dari hulu ke hilir ini menurunkan angka kematian. Semua selalu satu digit, pernah juga nol kemarin nanti naik empat, mudah-mudahan bisa kembali nol nol terus," harapnya.
Untuk vaksinasi anak usia 6-12 tahun, pihaknya masih menunggu surat perintah dari kementerian kesehatan meski Balai POM telah mengumumkan dalam penggunaan darurat sudah diizinkan.
"Ikatan dokter ahli anak juga sudah mengeluarkan edaran bahwa dibolehkan, tetapi untuk pelaksanaan tentunya kami menunggu surat edaran dari menteri kesehatan," tutup Dio.
Penulis : Muhammad Rizieq
Editor: Aspian Nur