Terjerat Investasi Bodong, Cuan tak Didapat Rencana Nikah Kandas
3 menit baca560 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Niat hati membangun mahligai rumah tangga kandas usai terjerumus dalam investasi bodong.
Uang modal untuk menikah senilai Rp122 juta raib raib di tangan sang pelaku.
Lely Chandra, wanita asal Tenggarong Kutai Kartengara terpaksa harus ikhlas menunda pernikahan dengan sang calon lantaran uang modal menikah yang dikumpulkan bersama hilang bak ditiup angin. "Rencana bulan tujuh tahun depan nikah," katanya kepada media ini saat dikonfirmasi melalui direct mesengger Instagram, Selasa (28/9/2021).
Lely menceritakan awal mula ikut dalam investasi sesat tersebut bermula memfollow akun instagram salah satu admin.
"Nah pertama saya itu ikut cuma 3.200 (Rp 3,2 juta,Red) setelah 15 hari balik menjadi 4.700 (Rp 4,7 juta,Red),"
Melihat untung yang berlipat tersebut Lely pun semakin tergiur karena dalam waktu singkat cuan jutaan didapat. Promo-promo diberikan oleh sang admin dengan profit yang menggiurkan.
"Terus gak lama saya ikut-ikut terus kan sampek pada akhirnya mereka ini selalu ada promo dari yang 10 hari, 9 hari sampai ada 7 hari waktu itu padahal kan awalnya 15 hari tapi namanya saya ni
Nominal investasi pun dinaikkan dengan maksud laba juga semakin menggunung. Nilainya variatif mulai dari Rp 20 juta hingga Rp 40 juta masuk ke rekening atas nama Putri Nurhaliza. "Kalau sama untung Rp 200 juta, tapi uang saya sendiri Rp 122 juta,"tulisnya.
Gelagat mencurigakan mulia terbuat ketika, Kamis (16/9/2021) para admin tersebut sudah tidak lagi ditransfer sejumlah uang oleh owner atas nama Putri Nurhaliza.
"Hingga akhirnya uang saya di adminnya ini pas tanggal 16 saya TF (transfer,Red) ke adminnya sekalinya admin sudah tidak di TF lagi oleh ownernya (Putri Nurhaliza,Red) sehingga para admin ini menalangi uang para customernya,"
Dia mengaku pasrah dengan kejadian ini, sebelumnya menaruh harapan besar ikut dalam investasi tersebut untuk biaya pelaksanaan pernikahan dan tidak membuat beban orang tua.
"Niat hati saya pengin invest ini karena tahun depan mau nikah supaya tidak kepakai uangnya, saya taruh lah di invest ini sekalinya bukannya untung malah jadi rugi,"ucapnya.
Dia mengaku kesal kepada sang owner Putri Nurhaliza karena uang jerih payahnya selama bekerja hilang begitu saja."Apalagi yang sudah tf ke Putri Nurhaliza pasti uang tidak akan balik lagi kan. Sakit hati betul saya, uang kerja saya hilang gitu aja walaupun admin ganti tapi tidak secepat itu min jadinya nikahnya dibatalkan dulu sampek dana balik modal," akunya.
Menurutnya efek domino dari kasus tersebut yang menanggung beban besar adalah para admin karena harus menanggung ganti kerugian para customer.
"Kasian min para admin sekarang lagi mutar otak untuk ganti uang para customer sampai mereka habis-habisan sedangkan Putri Nurhaliza ini cuma ditahan dan tidak mengganti uang mereka," tuturnya.
Atas kejadian tersebut Lely mengaku ikhlas dan menjadikan pelajaran kepada masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan investasi yang menggiurkan dengan untung besar dalam waktu singkat.
"Gak papa mas, jadikan pelajaran aja kalau mau uang ya kerja bukan inves jangka pendek wkwk," tulisnya.
Sebelumnya Tim Beruang Hitam Satreskrim Polresta Balikpapan menciduk seorang wanita muda berinisial PN (19). Dia diciduk usai dilaporkan oleh 220 pelapor terkait tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan modus investasi bodong. Total kerugian yang tercatat mencapai Rp 400 juta namun jumlah tersebut akan terus bertambah dengan taksiran mencapai Rp 2 miliar.
"Total kerugian yang ditelusuri berdasarkan LP sebesar Rp 400 juta rupiah namun masih banyak korban lainnya yang kemungkinan besar kerugian mencapai Rp 2 Miliar,"ungkap Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro.
penulis : Yudi Hadi
Editor : Bambang Irawan










