Selasa (14/9/2021) malam lalu adalah hari terakhir bagi sang istri Dewi Agustina melihat wajah sang suami.
Ditemui Korankaltim.com dikediamannya di kawasan Jalan Al- Makmur, RT 32 Kelurahan Damai, Balikpapan Kota Kamis (16/9/2021) siang tadi, Dewi terlihat murung dan sesekali menyeka air mata.
Berbalut gamis hijau dengan hijab pink, Dewi berusaha tersenyum dan tegar saat kerabat datang melayat. Namun kesedihannya tak bisa dibohongi dan tangis pun pecah ketika kerabat mengucapkan bela sungkawa.
Melalui sambungan video call Iswahyudi berjanji pulang Sabtu (18/9/2021) lusa untuk menikmati masa libur usai 20 hari kerja.
"Terakhir hari Selasa (14/9/22) dia video call anaknya, biasa menanyakan keadaan anaknya. Dia bilang mau off (libur) dan mau pulang Sabtu nanti ke Balikpapan," kata Dewi dengan nada lirih.
Iswahyudi memiliki dua anak yakni Khanzah yang berusia 6 tahun dan Kayla berumur 11 tahun dan selama berumah tangga memilih tinggal di Jalan Sumber Rezeki, Gang Taqwa, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur.
Sebelum pesawat jatuh Rabu (14/9/2021) pagi Iswahyudi sempat mengirim pesan singkat melalui WhatsApp. "Pesannya cuma suruh ngurusi anaknya saja karena rumah saya kan dekat pantai ya disuruh awasi dan melihati anak-anaknya kan tempat rawan, cuma saya tidak ada firasat apa-apa," papar Dewi lagi.
Semasa hidupnya, Iswahyudi dikenal sebagai orang yang peduli dan saying dengan keluarga, "Pokoknya sangat perduli," Tata, adik almarhum Iswahyudi menambahkan.
Iswahyudi sendiri bergelut di dunia mekanik sejak lulus sekolah. "Tapi yang dimaskapai ini masih baru, saya juga kurang tahu persisnya," imbuhnya.
Tata terakhir berkomunikasi dengan kakaknya dua hari yang lalu.
Sama seperti Dewi, Tata pun juga tidak memiliki firasat, "sama sekali tidak ada firasat, terakhir kontak dia nawarin obat herbal ke ibunya, dia bilang "Ma mau inikah (obat herbal) harganya Rp 2 juta, terus ibunya jawab gak usah Yud nanti saja” jadi tidak ada gimana-gimana, biasa aja," kenangnya.
Jenazah Iswahyudi sendiri sebelumnya direncanalam tiba hari ini tapi dikarenakan ada kendala, maka ditunda dan akan tiba di Balikpapan Jumat (18/9/2021) besok
"Harusnya tadi sudah diberangkatkan, tapi karena ada sebuah kendala ditunda sampapi besok. Pemakamannya juga sudah disiapkan semua, rencananya di pemakaman BDS (Bukit Damai Sentosa) di Balikpapan Selatan,," tutup Tata.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Aspian Nur