Kendati tren angka kasus Covid-19 mengalami penurunan yang cukup signifikan, Rahmad Mas'ud belum mengetahui pasti mengapa status PPKM di Balikpapan masih belum turun dari level 4.
"Kita belum tahu indikator apa, apakah vaksinasi kita belum di atas 50 persen atau dari segi yang mana," ujarnya.
Rahmad Mas'ud mengatakan, meskipun berada di status PPKM Level 4, poin-poin peraturan yang diberlakukan tidak diterapkan secara ketat.
"Tapi yah kita mengingatkan, kalaupun level 4 aktifitas kita gak perketat, berjalan normal tapi prokes tetap jalankan dan instruksi Imendagri juga tetap harus kita laksanakan sampai tanggal 20 September," ucapnya.
Dengan adanya kelonggaran itu, Rahmad Mas'ud berharap masyarakat selalu disiplin Protokol Kesehatan. Sehingga kasus Covid-19 dapat terus menurun.
"Kesadaran warga yang sangat utama, tapi kita yakinlah orang Balikpapan dari awal-awal kan taat menjalankan aturan dan instruksi dari pemerintah," tuturnya.
Seperti juga di surat edaran sebelumnya salah satunya pantai sudah mulai dibuka, dan diharapkan tidak membuat peluang kerumunan warga Balikpapan. Rahmad Mas'ud menegaskan jika berpotensi meningkatkan jumlah terpapar, dirinya terpaksa akan menutup kembali aktifitas tersebut.
"Tapi inikan kembali kesadaran kita kalau dibuka jangan sampai berkerumun kalau nanti berkerumun imbasnya nanti kebijakan Imendagri tidak boleh dilaksanakan di atas 25 persen pengunjung. Jadi kalau dilihat kondisinya kita tidak bisa kontrol terpaksa kita tutup lagi," tandasnya.
Penulis : Muhammad Rizieq
Editor : Bambang Irawan