Sejak pukul 06.30 WITA air mulai naik ke jalan tepatnya tak jauh dari Lapangan Golf Kariangau dan pada pukul 08.00 WITA kendaraan roda dua dan roda empat tak bisa lagi melintas.
Petugas dari TNI dan Polri serta masyarakat setempat berjibaku membantu akses masyarakat beraktifitas.
Babinsa Kariangau Sertu Barja berada di lokasi membantu mengarahkan kendaraan yang akan melintas. “Tadinya masih bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, sekarang tidak bisa karena berpotensi mogok di tengah genangan,” kata Barja.
Selain menunggu air surut, sebagian pengguna jalan juga memilih jalur alternatif dengan memilih memutar melintasi Jalan Km 13 Balikpapan Utara.
Satuan Brimob Polda Kaltim, Kompi 1 Batalyon C Pelopor menerjunkan perahu untuk membantu pengendara untuk menyeberangi genangan.
Selain menggenangi jalan, banjir di Kariangau juga merendam rumah warga. Sedikitnya ada 4 rumah warga di RT 13 Kariangau terendam banjir hingga harus membuat penghuninya mengungsi.
Ketua RT 13 Kariangau, Bejo Pawiro Utomo saat dikonfirmasi mengatakan saat ini ada 18 jiwa dari 4 kepala keluarga yang diungsikan sementara ke gudang miliknya karena rumah warganya terendam banjir yang cukup tinggi.
“Sementara kami ungsikan ke gudang yang sudah diubah sebagai tempat pengungsi sementara. Semoga banjirnya cepat surut,” harap Bejo.
Banjir yang merendam rumah warga ini sudah terjadi dua kali dalam sepekan."Dalam minggu ini sudah dua kali ini, tinggi airnya sampai dada orang dewasa,” jelasnya.
Usai banjir sebelum pihak Dinas Pekerja Umum (PU) Kaltim sudah melakukan peninjauan ke lokasi banjir, untuk mencari permasalahan banjir tersebut.
Rencananya normalisasi aliran sungai hingga ke sungai Somber akan kembali dilakukan dalam waktu dekat agar permasalahan banjir di wilayah Kariangau segera teratasi.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Aspian Nur