Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan tracking terhadap kontak erat telah dilakukan secara massal.
"Karena ada dua rumah atau lebih dalam satu lingkungan RT yang positif, maka digelar tracking massal di lokasi," kata Andi Sri Juliarty, Jumat (25/6/2021).
Para kontak erat, lanjut Dio (sapaan akrabnya), diwajibkan karantina atau isolasi mandiri selama lima hari untuk mengurangi risiko penularan. Kewajiban itu tertuang dalam surat edaran yang telah ditandatangani Wali Kota Balikpapan.
"Warga yang kontak erat akan diberikan surat keterangan karantina dari Puskesmas setempat dan pengawasan dilakukan oleh Satgas PPKM Mikro," jelasnya.
Satuan Tugas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Kelurahan Graha Indah telah memasang spanduk khusus di gerbang perumahan Bangun Reksa Asri. Menandakan sebagai zona oranye.
Masjid As Salam pun sementara ditutup kendati tidak berada pada zona oranye. Tetapi lokasinya berdekatan dengan RT 18 dan 19 Graha Indah yang merupakan lingkungan terpapar Covid-19.
"Ada dua RT yang zona oranye dan tiga RT zona kuning. Saya bilang tutup saja, jangan ambil risiko," kata Zulkifli secara terpisah.
Penulis: Hendra
Editor : Bambang Irawan