Kordinator Aliansi Ormas Daerah dan OKP Balikpapan,
Suriansyah mengatakan aksi tersebut dilakukan semata untuk menjaga kondusifitas
di Bumi Etam.
"Bahwa #2019GantiPresiden ini masa mau diganti,
presiden kan lembaga sistem itu gak boleh diganti itu. Kalau mau ganti Jokowi,
ya silakan. Kalau ganti presiden sama saja ganti sistem. Melanggar itu," ungkapnya.
Pihaknya akan terus berkomitmen melakukan penghadangan
kepada para tokoh deklarasi #2019GantiPresiden yang akan melakukan kegiatan. "Siapapun
yang akan masuk di Kaltim kita akan hadang, karena itu sudah memecah belah
persatuan," tegasnya.
Ketua DPW Brigade Trisula Macan Putih (TMP) Ardianto menjelaksan
pihaknya hanya mengawal Abdul Jibril. "Jadi dalam posisi ini hanya untuk
mengawal saja kebetulan yang ada di Samarinda pengurus DPD meminta Ustaz Abdul Jibril
dijemput. Kedatangan di sini istirahat transit yang akan melanjutkan ke Samarinda
untuk menghadiri deklarasi #2019GantiPresiden besok,"akunya.
Ia menyadari bahwa aksi penolakan yang dilakukan aliansi
ormas itu terjadi karena adanya kesalahpahaman dan untuk menjaga kondusifitas
daerah.
Abu Jibril sendiri telah kembali ke Jakarta, petang tadi.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Supiansyah