“Kunjungan itu nggak cuma di pantai Manggar tapi juga ke destinasi lainnya seperti ke Kebun Raya Balikpapan, Makam Prajurit Jepang di Lamaru, Tugu Anzac Day Australia di Lapangan Merdeka dan berbagai destinasi lainnya,” kata Oemy, Kamis (24/5).
Khusus di Pantai Manggar, kunjungan normal mencapai 800 turis per hari. “Beda lagi kalau saat hari raya Idulfitri yang durasi hari liburnya cukup panjang, jadi bisa sampai 5 ribu turis hanya dalam satu hari saja,” ungkapnya.
Disporapar pun menambah berbagai fasilitas Pantai Manggar berupa penambahan taman dan kawasan pusat jajanan serba ada atau pujasera. “Itu untuk pedagang resmi yang terdaftar di kami. Ditunggu saja,” ujarnya.
Tak hanya mengandalkan wisata Pantai Manggar, Disporapar juga gencar mempromosikan pasar cenderamata yang ada di Kebun Sayur Balikpapan Barat. Termasuk mencoba membuka jalur destinasi baru yakni wisata bahari ke Kepulauan Balabalagan.
“Kita coba lihat dulu peluang kerjasamanya karena kepulauan itu masuk dalam Provinsi Sulawesi Barat, meski jaraknya lebih dekat dari Balikpapan melalui jalur pelayaran yakni hanya memakan waktu paling cepat 3 jam,” ucapnya.
Pasalnya, potensi kepulauan Balabalagan menjadi destinasi wisata cukup besar. “Makanya kami membuka peluang itu untuk bisa menarik turis domestik maupun mancanegara,” pungkasnya. (hn518)